Cuaca Gunung Malang 6 Oktober: Bromo hingga Kawi-Butak Berawan, Cek Rekomendasi Pendakian
Prakiraan cuaca gunung dan perairan di Malang raya 6 oktober 2026. -Ilustrasi: AI--
MALANG, DISWAYMALANG.ID - Kondisi cuaca kawasan pegunungan dan perairan Malang pada Selasa, 6 Oktober 2026, menunjukkan dinamika yang perlu diperhatikan. Sejumlah gunung diprakirakan berawan sejak pagi dan berpotensi mengalami hujan pada sore, sedangkan perairan Malang menghadapi ancaman gelombang hingga 2,5 meter.
Data prakiraan yang dihimpun menunjukkan Bromo berpotensi mengalami hujan rintik pada sore dan malam, sementara Arjuno dan Welirang juga berpeluang diguyur hujan ringan. Kawi-Butak relatif lebih bersahabat, meski kondisi berawan tetap perlu diantisipasi.
Untuk Semeru, faktor utama bukan cuaca. Gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu berada pada Level III atau Siaga dalam laporan evaluasi Badan Geologi 2026 yang terverifikasi. Dengan rekomendasi pembatasan aktivitas di kawasan rawan. Karena itu, pendakian Semeru tidak direkomendasikan.
Gunung Bromo 2.329 mdpl
Bromo diprakirakan berada dalam kondisi berawan mendung sepanjang sebagian besar Selasa. Suhu sekitar 11°C pada pukul 04.00, naik menjadi 17°C pukul 10.00 dan mencapai 21°C sekitar pukul 13.00.
Hujan rintik berpotensi muncul pukul 16.00 dengan intensitas sekitar 0,31 mm dan kembali terjadi pukul 19.00 sekitar 0,26 mm. Setelah itu, kondisi diprakirakan kembali berawan.
Rekomendasi pendakian: masih memungkinkan dengan kewaspadaan. Pendaki perlu membawa perlengkapan hujan dan memantau perkembangan cuaca serta informasi resmi pengelola kawasan. Data gunung yang digunakan juga mencatat status Bromo Waspada Level II.
Gunung Semeru 3.676 mdpl
Semeru diprakirakan berawan mendung sejak pagi. Suhu sekitar 11°C pukul 07.00, 16°C pukul 10.00, dan mencapai 20°C pukul 13.00. Hujan rintik diprakirakan muncul pukul 16.00 dengan intensitas 0,24 mm dan pukul 19.00 sekitar 0,17 mm.
Namun, pendakian Semeru tidak direkomendasikan. Badan Geologi menetapkan Semeru pada Level III (Siaga) dalam evaluasi 2026 yang tersedia, dengan larangan aktivitas bagi masyarakat, pengunjung dan pendaki dalam radius 5 kilometer dari Kawah Jonggring Seloko. Aktivitas juga dilarang di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak, dengan potensi bahaya dapat meluas mengikuti aliran sungai.
Artinya, kondisi cuaca yang terlihat relatif biasa tidak dapat dijadikan dasar untuk membuka pendakian. Status vulkanik dan rekomendasi Badan Geologi menjadi pertimbangan utama.
Gunung Arjuno 3.339 mdpl
Arjuno diprakirakan mendung sejak pagi dengan suhu 13°C pukul 07.00, naik menjadi 17°C pukul 13.00. Hujan rintik diprakirakan terjadi sekitar pukul 16.00 dengan intensitas 0,13 mm.
Data prakiraan juga mencatat potensi hujan sedang sekitar 6 mm dalam tiga jam. Karena itu, pendaki disarankan membawa jas hujan, perlengkapan penghangat dan logistik yang memadai.
Sumber: bmkg dan data gunung

