2 tahun Disway Malang

Hari Guru Sedunia 5 Oktober 2026: Sejarah, Tema dan Tantangannya bagi Guru Malang Raya

Hari Guru Sedunia 5 Oktober 2026: Sejarah, Tema dan Tantangannya bagi Guru Malang Raya

Hari Guru Sedunia 5 Oktober 2026. -unesco--

MALANG, DISWAYMALANG.ID - Hari Guru Sedunia atau World Teachers' Day diperingati setiap 5 Oktober. Peringatan global ini menjadi momentum untuk menghargai kontribusi guru sekaligus mengingatkan pemerintah dan masyarakat bahwa kualitas pendidikan sangat bergantung pada kualitas, kesejahteraan, perlindungan dan kondisi kerja para pendidik.

Tahun 2026 memiliki arti khusus karena bertepatan dengan 60 tahun Rekomendasi ILO/UNESCO tentang Status Guru yang disahkan pada 5 Oktober 1966 di Paris, Prancis. Rekomendasi tersebut menjadi standar internasional mengenai hak dan tanggung jawab guru, persiapan profesi, rekrutmen, kondisi kerja, hingga pembelajaran berkelanjutan.

UNESCO mencatat Hari Guru Sedunia telah diperingati sejak 1994. Penetapan 5 Oktober sekaligus mengacu pada tanggal lahirnya rekomendasi internasional tersebut.

Tema Hari Guru Sedunia 2026

Tema resmi Hari Guru Sedunia 2026 adalah “Standing with teachers: 60 years of protecting the profession, advancing its status and shaping our futures.”

Jika diterjemahkan secara bebas ke bahasa Indonesia, tema tersebut berarti “Bersama para guru: 60 tahun melindungi profesi, memajukan status, dan membentuk masa depan kita.”

Tema tersebut menegaskan bahwa penghormatan terhadap guru tidak cukup diwujudkan melalui ucapan atau seremoni. Guru membutuhkan dukungan nyata agar dapat menjalankan profesinya secara profesional.

UNESCO menyoroti sejumlah tantangan yang kini dihadapi guru, mulai perkembangan teknologi digital, perubahan iklim, kebutuhan pendidikan inklusif, migrasi dan perpindahan penduduk, hingga persoalan status simbolik, profesional dan material guru.

Pada 2026, UNESCO dan ILO juga tengah memasuki proses revisi Rekomendasi 1966. Artinya, peringatan 60 tahun ini menjadi momentum untuk melihat kembali apakah perlindungan dan standar bagi profesi guru masih sesuai dengan tantangan pendidikan masa kini.

Sejarah Hari Guru Sedunia

Sejarah Hari Guru Sedunia bermula dari Rekomendasi ILO/UNESCO tentang Status Guru yang diadopsi pada 5 Oktober 1966.

Dokumen tersebut menempatkan mengajar sebagai sebuah profesi yang membutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus serta pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Rekomendasi itu juga menekankan pentingnya kondisi kerja yang memungkinkan guru berkonsentrasi pada tugas profesionalnya.

UNESCO kemudian menetapkan 5 Oktober sebagai Hari Guru Sedunia pada 1994. Sejak itu, tanggal tersebut menjadi momentum tahunan untuk merayakan kontribusi guru sekaligus membahas persoalan yang dihadapi profesi tersebut di berbagai negara.

Bagaimana dengan Guru di Malang Raya?

Sumber:

Berita Terkait