Cuaca Kota Malang 5 Oktober: Berawan hingga Udara Kabur, Suhu Capai 30°C
Ilustrasi udara kabur di langit Blimbing beberapa waktulalu. -dok.diswaymalang.id--
MALANG, DISWAYMALANG.ID - Warga Kota Malang perlu menyiapkan aktivitas dengan memperhatikan kondisi cuaca pada Senin, 5 Oktober 2026. Prakiraan BMKG menunjukkan lima kecamatan di Kota Malang didominasi cuaca berawan hingga udara kabur dengan suhu maksimum mencapai 30 derajat Celsius.
Kondisi paling hangat diprakirakan terjadi di Blimbing dan Kedungkandang yang sama-sama mencapai 30°C. Sementara suhu minimum di Kota Malang berada pada kisaran 20–21°C, sehingga udara pagi dan malam tetap relatif sejuk.
Kelembapan udara juga cukup tinggi, dengan rentang mencapai 45–94 persen. Kondisi tersebut membuat perubahan kenyamanan udara di setiap wilayah perlu diperhatikan, terutama saat masyarakat beraktivitas di luar ruangan.
Prakiraan Cuaca Lima Kecamatan
Di Blimbing, BMKG memprakirakan cuaca berawan dengan suhu 20–30°C. Kelembapan berada pada kisaran 46–94 persen. Berdasarkan bahan tambahan, angin pagi bergerak dari timur sekitar 10–15 km/jam dan dapat menguat dari tenggara hingga 15–25 km/jam pada siang hingga sore.
Klojen diprakirakan berawan dengan suhu 21–29°C. Kelembapan berada pada rentang 49–94 persen. Angin relatif lebih tenang pada pagi hari, kemudian dapat menguat sekitar 10–20 km/jam dari tenggara pada siang hingga sore sebelum kembali melemah pada malam hari.
Di Kedungkandang, cuaca juga diprakirakan berawan dengan suhu 21–30°C dan kelembapan 45–94 persen. Wilayah ini menjadi salah satu kawasan dengan suhu maksimum tertinggi pada Senin. Angin diprakirakan bertiup sekitar 5–10 km/jam pada pagi dan malam, kemudian meningkat hingga 10–20 km/jam pada siang-sore.
Sementara Sukun menghadapi kondisi udara kabur dengan suhu 21–29°C. Kelembapan tercatat 51–94 persen. Angin pagi berkisar 5–10 km/jam dari timur laut, kemudian sekitar 10–20 km/jam pada siang hingga sore.
Adapun Lowokwaru juga diprakirakan mengalami udara kabur. Suhu berada pada kisaran 20–29°C dengan kelembapan 49–94 persen. Angin relatif tenang pada pagi hari, kemudian dapat menguat sekitar 10–20 km/jam dari tenggara pada siang hingga sore.
Waspadai Perubahan Kondisi Udara
Secara umum, prakiraan BMKG untuk lima kecamatan tersebut tidak menunjukkan hujan sebagai kondisi utama pada Senin 5 Oktober. Cuaca lebih banyak berada pada kategori berawan dan udara kabur.
Namun, kelembapan yang cukup tinggi serta perubahan kecepatan angin membuat masyarakat tetap perlu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi aktual di lapangan. Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer sehingga pemantauan informasi BMKG tetap penting, terutama bagi warga yang memiliki aktivitas luar ruangan.
Secara lebih luas, BMKG dalam prospek cuaca periode 29 September–5 Oktober 2026 menyebut kondisi Indonesia masih bervariasi, dengan cuaca cerah berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah. Karena itu, kondisi lokal tetap perlu dipantau meski prakiraan Kota Malang pada Senin cenderung tidak menunjukkan hujan sebagai kondisi dominan.
Sumber: bmkg.go.id

