Bunga Tabebuya Bermekaran di Jalan Panglima Sudirman Batu, Suasananya Bak Musim Semi Jepang
Pohon Tabebuya mulai bermekaran di sepanjang jalan Panglima Sudirman Kota Batu -Sholeh/Diswaymalang -
BATU, DISWAYMALANG.ID-Ada pemandangan tak biasa yang menyambut pengguna jalan di pusat Kota Batu, Jumat (2/10/2026). Sepanjang Jalan Panglima Sudirman, tepat di depan Balai Kota Among Tani, Bunga Tabebuya bermekaran serentak. Kelopak berwarna merah muda dan putih mendominasi, membuat koridor jalan utama itu tampak jauh lebih cantik dan estetik.
Saking indahnya, banyak pengendara yang sengaja melambatkan laju kendaraan. Bahkan tak sedikit yang berhenti sejenak hanya untuk menikmati dan mengabadikannya dengan kamera ponsel. Suasananya sekilas mengingatkan pada musim semi di Jepang, karena Tabebuya memang kerap dijuluki sebagai Sakura-nya Kota Batu.
"Jalan ini (Panglima Sudirman) semakin indah tentunya dengan adanya Bunga Tabebuya," ujar Ahsanul Kholisin, seorang pengendara motor asal Kecamatan Pujon Kabupaten Malang yang melintas dan sengaja menepi.
BACA JUGA:5 Bubur Ayam di Kota Batu untuk Sarapan, Ada Khas Bandung hingga Kanton
Kholisin mengaku hampir setiap hari melewati jalur tersebut, namun baru kali ini ia benar-benar menyempatkan diri berhenti. Menurutnya, mekarnya Tabebuya memberikan suasana baru di tengah hiruk pikuk pusat pemerintahan.
"Saya baru pertama kali ini melihat suasana indah yang menyuguhkan mekarnya Bunga Tabebuya. Seringnya saya cuma lewat sini," tambahnya sambil berteduh di bawah pohon.
Fenomena mekarnya Tabebuya ini memang selalu ditunggu warga. Bukan hanya mempercantik kota, bunga ini juga membawa kesan romantis dan Instagramable, sehingga menjadi spot foto dadakan bagi warga maupun wisatawan yang melintas.
BACA JUGA:5 Kuliner Korea di Kota Batu yang Bisa Dicoba, Ada Tteokbokki hingga Korean Fried Chicken
Kekaguman serupa juga diungkapkan Sumardi, warga Desa Punten Kecamatan Bumiaji. Pria yang juga melintas di Jalan Panglima Sudirman itu mengaku terpesona dengan lautan bunga Tabebuya yang bermekaran di depan Balai Kota Among Tani.
Menurutnya, pemandangan tersebut membuat suasana Kota Batu terasa seperti di luar negeri dan menjadi pengobat lelah selama di perjalanan.
"Bagus sekali, bunganya warna-warni, pink sama putih. Jadi seperti di Jepang, padahal ini di Batu. Tadi saya lewat langsung berhenti karena sayang kalau tidak dinikmati, adem dan indah sekali," kata Maskuri.
BACA JUGA:Akses TPS 3R Pesanggrahan Batu Sempit, DPUPR Siapkan Pelebaran Jalan 230 Meter
Ia berharap, Pemerintah Kota Batu terus merawat dan menambah jumlah pohon Tabebuya di sejumlah ruas jalan lainnya, agar keindahan serupa bisa dinikmati di banyak titik, bukan hanya di depan Balai Kota.
"Kalau bisa diperbanyak, jadi Kota Batu semakin cantik. Wisatawan pasti juga senang lihatnya, seperti Sakura beneran," imbuhnya.
Sumber:


