Ipda Purnomo Matikan Monetisasi YouTube, Berapa Pendapatan dan Pajaknya?
Ipda Purnomo Pilih Nonaktifkan Monetisasi YouTube Setelah Didatangi Petugas---Dok. Istimewa--
MALANG, DISWAYMALANG.ID - Kanal YouTube Purnomo Belajar Baik milik Ipda Purnomo memiliki sekitar 2,7 juta subscriber dan telah mengumpulkan lebih dari 634 juta penayangan. Mulai Oktober 2026, monetisasi kanal tersebut dihentikan meski aktivitas mengunggah konten dan kegiatan sosial tetap berjalan.
Keputusan menghentikan monetisasi itu diambil setelah Ipda Purnomo kedatangan seorang perempuan yang membawa surat tugas dari sebuah instansi pemerintah pada 28 September 2026. Menurut Purnomo, tamu tersebut menanyakan aset dan penghasilan dari media sosial. Ia juga menegaskan perempuan tersebut bukan petugas pajak.
Lantas, berapa sebenarnya penghasilan kanal YouTube Purnomo Belajar Baik dan bagaimana kewajiban pajaknya setelah aturan perpajakan berubah pada 2026?
Purnomo Belajar Baik Punya 2,7 Juta Subscriber
Data terbaru pihak ketiga menunjukkan kanal Purnomo Belajar Baik memiliki sekitar 2,7 juta subscriber, lebih dari 634 juta total penayangan dan lebih dari 5.300 video.
Kanal tersebut dibuat pada Desember 2014. Jumlah penayangan yang sangat besar membuat kanal Purnomo Belajar Baik menjadi salah satu kanal YouTube dengan jangkauan audiens yang cukup besar di Indonesia.
Namun, jumlah subscriber dan total penayangan tidak otomatis menunjukkan berapa uang yang benar-benar diterima pemilik kanal. Penghasilan YouTube dipengaruhi antara lain jumlah tayangan yang menghasilkan iklan, negara penonton, jenis iklan, durasi tontonan dan faktor lain.
Estimasi Penghasilan YouTube Ipda Purnomo
Tidak ada data publik mengenai laporan AdSense pribadi Ipda Purnomo. Karena itu, angka penghasilan hanya dapat dihitung sebagai estimasi.
HypeAuditor memperkirakan pendapatan kanal Purnomo Belajar Baik dari YouTube pada Agustus 2026 berada di kisaran 750 hingga 1.028 dolar AS per bulan, dengan rata-rata sekitar 889 dolar AS.
Dengan asumsi kurs sekitar Rp17.900 per dolar AS, estimasi tersebut setara sekitar Rp13,4 juta hingga Rp18,4 juta per bulan. Nilai tengahnya sekitar Rp15,9 juta per bulan.
Jika angka tengah tersebut berlangsung selama 12 bulan, pendapatan tahunan dari YouTube secara kasar berada di sekitar Rp191 juta.
Tetapi angka ini bukan angka pendapatan resmi Ipda Purnomo. Ini merupakan estimasi pihak ketiga dan tidak dapat disamakan dengan laporan AdSense yang hanya dapat dilihat pemilik akun.
Lalu Berapa Pajaknya?
Sumber: diolah dari harian disway dan berbagai sumber lainnya


