2 tahun Disway Malang

Veda Ega Pratama Punya Modal Penting di Motegi, Pengalaman Juara Jadi Sorotan

Veda Ega Pratama Punya Modal Penting di Motegi, Pengalaman Juara Jadi Sorotan

Veda Ega Pratama punya modal pengalaman juara di Motegi. Simak tantangan dan peluangnya di Moto3 Jepang.-Ig Veda Ega Pratama-Ig Veda Ega Pratama

JAKARTA, DISWAYMALANG ID - Veda Ega Pratama menghadapi Moto3 Jepang di Mobility Resort Motegi dengan modal pengalaman yang cukup kuat. Karakter sirkuit yang menuntut pengereman keras, akselerasi, traksi, serta kemampuan bertarung dalam rombongan dinilai memiliki sejumlah kesamaan dengan kekuatan Veda Ega Pratama.

Motegi menjadi salah satu trek yang berbeda dibandingkan sirkuit cepat seperti Red Bull Ring, Mugello, atau Phillip Island. Lintasan sepanjang 4,8 kilometer itu memiliki 14 tikungan, terdiri dari delapan tikungan kanan dan enam kiri.

Sirkuit tersebut juga memiliki trek lurus terpanjang sepanjang 762 meter dengan lebar lintasan 15 meter. Karakter stop-and-go membuat kemampuan pembalap dalam melakukan pengereman dari kecepatan tinggi menuju tikungan lambat menjadi sangat penting.

Motegi Menuntut Pengereman dan Akselerasi

Salah satu tantangan utama di Motegi adalah hard braking. Pembalap harus memiliki kestabilan bagian depan motor sekaligus mampu mengontrol pengereman ketika memasuki tikungan.

Selain pengereman, terdapat sejumlah tikungan lambat dan hairpin yang menuntut pembalap cepat mengubah arah motor. Tikungan 10 menjadi salah satu contoh penting karena setelah melewati tikungan tersebut, pembalap langsung menuju lintasan lurus panjang.

Kondisi itu membuat traksi dan akselerasi menjadi faktor penting. Motor harus mampu mendapatkan grip roda belakang ketika keluar dari tikungan lambat agar tidak kehilangan waktu sebelum memasuki trek lurus.

Dalam konteks Moto3, kemampuan memanfaatkan slipstream juga menjadi bagian penting. Pembalap dapat menggunakan efek tersebut untuk mendekati lawan sebelum melakukan pengereman dan manuver menyalip.

Karakter tersebut membuat race craft sangat menentukan. Kemampuan menjaga posisi, membaca rombongan, memilih racing line, serta melakukan manuver pada lap-lap terakhir bisa menjadi pembeda.

Veda Punya Pengalaman Manis di Motegi

Bagi Veda Ega Pratama, Motegi bukan lintasan yang sepenuhnya baru. Pembalap Honda Team Asia itu pernah memiliki pengalaman positif di Jepang ketika tampil dalam Idemitsu Asia Talent Cup 2023.

Pada 1 Oktober 2023, Veda memenangi balapan pertama di Motegi setelah memulai dari posisi keenam. Ia kemudian kembali meraih kemenangan pada balapan kedua.

Hasil tersebut membuat Veda mengantongi poin maksimal dalam seri Jepang pada musim tersebut. Pengalaman itu menjadi modal tambahan ketika kini tampil di kelas Moto3.

Meski demikian, motor yang digunakan Veda saat itu berbeda dengan Honda NSF250RW yang dikendarainya bersama Honda Team Asia. Karena itu, pengalaman di Motegi tidak otomatis menjamin hasil serupa.

Performa motor saat kualifikasi dan balapan tetap menjadi faktor penting. Honda Team Asia perlu melihat kemampuan akselerasi, stabilitas ketika pengereman keras, serta kecepatan di trek lurus dibandingkan para rival.

Tantangan Veda di Moto3 Jepang

Dengan karakter Motegi yang menuntut pengereman kuat dan pertarungan jarak dekat, kemampuan Veda dalam late braking serta memanfaatkan slipstream menjadi aspek yang menarik untuk diperhatikan.

Sumber: yt sadryna evanalia