2 tahun Disway Malang

Bukan Laptop Gaming, Tapi Intel Core Series 3 Bisa Main Genshin hingga Cyberpunk

Bukan Laptop Gaming, Tapi Intel Core Series 3 Bisa Main Genshin hingga Cyberpunk

Intel Core Series 3 mampu menjalankan Genshin Impact di atas 50 fps, Valorant sekitar 150 fps, dan editing video 4K.-Yt Gadgetin-Yt Gadgetin

JAKARTA, DISWAYMALANG ID - Intel Core Series 3 tidak hanya menawarkan kemampuan untuk pekerjaan harian. Prosesor dengan kode nama Wildcat Lake tersebut juga menunjukkan performa yang cukup untuk menjalankan sejumlah gim dan menangani pengolahan video pada laptop Windows.

Intel Core Series 3 hadir dalam pilihan Core 3, Core 5, dan Core 7. Dalam konfigurasi yang dibahas, prosesor ini memiliki maksimal enam core dan thread yang terdiri dari dua P-core serta empat efficiency core.

Salah satu bagian yang menarik adalah kemampuan grafis terintegrasi. Tanpa mengandalkan kartu grafis diskret, laptop dengan Intel Core Series 3 tetap mampu menjalankan beberapa gim populer pada pengaturan tertentu.

Genshin Impact Tembus 50 FPS

Dalam pengujian yang dilakukan, Genshin Impact dijalankan menggunakan pengaturan grafis Lowest. Hasilnya, frame rate yang diperoleh bisa berada di atas 50 fps.

Angka tersebut menunjukkan kemampuan Intel Graphics terintegrasi untuk menangani gim yang membutuhkan kemampuan grafis lebih tinggi dibanding sekadar gim ringan.

Pengujian berikutnya dilakukan menggunakan Valorant. Gim tersebut mampu berjalan sekitar 150 fps. Sementara ketika digunakan untuk menjalankan Cyberpunk, performanya berada di sekitar 25 fps rata-rata.

Hasil tersebut tentu tidak menjadikan laptop berbasis Intel Core Series 3 sebagai perangkat khusus gaming. Namun, kemampuan grafis terintegrasi yang ditawarkan memberikan ruang penggunaan lebih luas bagi pengguna yang sesekali ingin bermain gim.

Performa juga dapat berbeda tergantung konfigurasi laptop, termasuk kapasitas RAM, sistem pendinginan, resolusi layar, serta pengaturan grafis yang digunakan.

Editing Video Masih Bisa Diandalkan

Selain gaming, kemampuan pengolahan video menjadi bagian lain yang diuji. Adobe Premiere digunakan untuk melihat kelancaran proses scrubbing video.

Hasil pengujian menunjukkan scrubbing masih terasa cukup lancar ketika video ditampilkan dalam resolusi penuh. CapCut juga dapat digunakan dengan cukup mulus.

Kemampuan rendering kemudian diuji menggunakan video 4K berdurasi sekitar lima menit. Pada CapCut, proses rendering membutuhkan waktu sekitar enam menit.

Sementara Adobe Premiere memerlukan waktu sekitar 10 menit untuk menyelesaikan proses rendering video tersebut.

Kemampuan ini membuat Intel Core Series 3 memiliki penggunaan yang lebih luas. Laptop dengan prosesor tersebut dapat digunakan untuk aktivitas produktivitas, hiburan, gaming ringan hingga pengeditan video, meski kemampuan akhirnya tetap dipengaruhi spesifikasi laptop yang digunakan.

Intel juga menyertakan NPU pada platform tersebut. Pada varian tertinggi, kemampuan NPU disebut mencapai hingga 70 TOPS untuk mendukung pemrosesan berbasis kecerdasan buatan.

Sumber: yt gadgetin