Indonesia vs Malaysia Siap Panaskan GBK, Rekor Pertemuan Masih Ketat
Indonesia vs Malaysia kembali bertemu di GBK setelah hampir 5 tahun. Simak ranking FIFA dan rekor tujuh pertemuan terakhir.-Ig fifaworldcup-Ig fifaworldcup
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Indonesia vs Malaysia kembali menjadi sorotan setelah hampir lima tahun kedua negara tidak bertemu di lapangan. Duel panas tersebut akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dalam FIFA ASEAN Cup 2026, dengan rivalitas lama kembali menjadi bumbu utama pertandingan.
Pertemuan Indonesia dan Malaysia terakhir kali terjadi pada Desember 2021. Saat itu, Timnas Indonesia masih ditangani Shin Tae-yong dan berhasil mengalahkan Malaysia dengan skor 4-1. Hasil tersebut sekaligus membuat Malaysia tersingkir dari turnamen AFF Cup.
Kini, situasinya berubah. Indonesia dan Malaysia kembali bertemu dalam ajang yang berlangsung pada periode FIFA Match Day. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi Indonesia untuk memanggil pemain-pemain terbaiknya yang sedang berkarier di Eropa.
Indonesia Punya Modal Ranking FIFA
Perbedaan peringkat FIFA juga menjadi salah satu sorotan menjelang pertandingan. Indonesia berada di posisi ke-118, sedangkan Malaysia menempati peringkat ke-136.
Dengan posisi tersebut, Indonesia memiliki modal tersendiri ketika menghadapi Malaysia di hadapan pendukungnya sendiri di GBK. Apalagi, kesempatan menghadirkan pemain terbaik dari luar negeri membuat kekuatan skuad Indonesia menjadi salah satu perhatian sebelum pertandingan.
Meski begitu, peringkat FIFA tidak otomatis menentukan hasil pertandingan. Rivalitas kedua negara memiliki sejarah panjang dan catatan pertemuan mereka menunjukkan bahwa Malaysia tetap memiliki peluang memberikan perlawanan.
Rekor Pertemuan Masih Ketat
Dalam tujuh pertemuan terakhir, Indonesia memang unggul tipis atas Malaysia. Tim Merah Putih mencatat empat kemenangan, sementara Malaysia meraih tiga kemenangan.
Catatan tersebut menunjukkan persaingan kedua negara masih berlangsung ketat. Karena itu, pertandingan di GBK bukan sekadar pertemuan dua tim yang memiliki perbedaan peringkat FIFA.
Jarak hampir lima tahun sejak pertemuan terakhir juga membuat duel kali ini menghadirkan cerita berbeda. Pemain, kondisi tim, hingga situasi pertandingan sudah berubah dibandingkan pertemuan pada Desember 2021.
Indonesia tentu memiliki memori positif dari pertemuan terakhir setelah menang telak 4-1. Namun, hasil tersebut tidak bisa begitu saja menjadi jaminan untuk pertandingan berikutnya.
Faktor lain yang membuat duel semakin menarik adalah status FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada periode FIFA Match Day. Indonesia memiliki kesempatan membawa pemain-pemain yang berkarier di Eropa untuk memperkuat tim.
Dengan atmosfer GBK dan rivalitas panjang kedua negara, pertandingan Indonesia vs Malaysia dipastikan menjadi salah satu duel yang mendapat perhatian besar. Rekor tujuh pertemuan terakhir yang masih berimbang juga membuat persaingan kali ini tetap terbuka.
Bagi Indonesia, pertandingan tersebut menjadi kesempatan kembali menunjukkan kekuatan di hadapan Malaysia. Sementara bagi Malaysia, duel di GBK menjadi momentum untuk membalas kekalahan telak pada pertemuan terakhir.
Derby dua negara serumpun itu akhirnya kembali setelah hampir lima tahun. Dengan sejarah pertemuan, perbedaan peringkat FIFA, serta peluang Indonesia menurunkan pemain terbaiknya, duel di GBK menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan dalam FIFA ASEAN Cup 2026.(*)
Sumber: yt menara bola


