Bromo, Semeru hingga Arjuno Berpotensi Hujan 28 September, Perairan Malang Gelombang 3,2 Meter
Cuaca gunung dan perairan Malang, Senin 28 September 2026. -Ilustrasi Gemini--
MALANG, DISWAYMALANG.ID - Cuaca di kawasan pegunungan dan perairan Malang pada Senin, 28 September 2026 cukup beragam. Sejumlah gunung diprakirakan mengalami hujan ringan hingga sedang mulai siang, sementara perairan Malang menghadapi potensi gelombang setinggi 3,2 meter.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian warga, wisatawan, pendaki, nelayan, maupun pengguna transportasi laut yang beraktivitas di wilayah Malang dan sekitarnya.
Di kawasan pegunungan, cuaca umumnya lebih bersahabat pada pagi hari sebelum potensi hujan meningkat menjelang siang hingga sore.
Bromo Berpotensi Hujan Siang hingga Sore
Kawasan Gunung Bromo diprakirakan cerah hingga berawan pada pagi hari dengan suhu sekitar 14-22 derajat Celsius.
Memasuki siang hingga sore, peluang hujan ringan hingga sedang meningkat. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi sekitar pukul 10.00-16.00 WIB.
Pada malam hari, kawasan Bromo kembali berawan dengan suhu yang semakin dingin. Wisatawan yang menuju kawasan Bromo perlu mengantisipasi perubahan cuaca yang relatif cepat.
Gunung Bromo sudah dibuka kembali untuk wisatawan sejak 19 September 2026 pukul 00.01 WIB. BB TNBTS membuka kembali seluruh kawasan wisata Bromo setelah penanganan karhutla dan evaluasi aspek keselamatan, daya dukung kawasan, serta kondisi lingkungan.
Semeru Berpotensi Gerimis
Kawasan Gunung Semeru juga berpotensi mengalami perubahan cuaca. Pagi hari cenderung cerah berawan, kemudian peluang hujan rintik meningkat pada siang hingga sore.
Data prakiraan cuaca kawasan Semeru menunjukkan potensi hujan rintik pada sekitar pukul 10.00, 13.00 dan 16.00 WIB, dengan suhu yang dapat turun cukup tajam memasuki sore hingga malam.
Selain cuaca, aktivitas vulkanik Semeru tetap menjadi perhatian. Laporan pemantauan terbaru yang tersedia menunjukkan status Semeru masih Level III atau Siaga, dengan zona yang harus dihindari di sekitar kawah dan sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan.
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih menutup Semeru untuk aktivitas pendfakian sejak 26 Agustus 2026 akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan Blok Ranu Kembang. Penutupan berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mencatat bahwa seluruh aktivitas pendakian Semeru masih ditutup sebagai langkah mitigasi keselamatan.
Arjuno-Welirang dan Kawi-Butak
Sementara itu, di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, pagi hari diprakirakan cerah berawan dengan suhu sekitar 18-24 derajat Celsius.
Potensi awan mendung dan hujan ringan hingga sedang meningkat menjelang siang sampai sore. Peluang hujan berada di kisaran 40-65 persen pada periode tengah hari.
Sedangkan Gunung Kawi-Butak diprakirakan cerah hingga berawan pada pagi hari. Suhu kawasan ini lebih dingin, sekitar 11-18 derajat Celsius, kemudian meningkat menjadi 15-21 derajat pada siang hingga sore.
Sumber: bmkg









