2 tahun Disway Malang

Ubed Jadi Penentu Emas Asian Games 2026, Telepon Ortu Minta Doa sebelum Hadapi China

Ubed Jadi Penentu Emas Asian Games 2026, Telepon Ortu Minta Doa sebelum Hadapi China

Sempat tegang di partai penentu lawan China, Ubed raih emas Asian Games 2026 usai telepon orang tua dan dapat dukungan penuh tim beregu putra Indonesia.-Dok. Istimewa---

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID--Moh Zaki Ubaidillah menghadapi situasi penuh tekanan ketika turun sebagai pemain terakhir Indonesia dalam final bulu tangkis beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Kedudukan Indonesia dan China saat itu imbang 2-2. Artinya, kemenangan pada partai kelima langsung menentukan peraih medali emas.

Di tengah tekanan tersebut, Ubed memilih melakukan hal sederhana sebelum masuk lapangan. Pebulu tangkis berusia 19 tahun itu menelepon orang tuanya untuk meminta doa.

Ubed Sempat Tegang Sebelum Bertanding

Ubed mengakui dirinya sempat merasakan ketegangan karena pertandingan yang dijalaninya menentukan hasil perjuangan seluruh tim.

BACA JUGA:Indonesia Rebut Emas Beregu Putra Asian Games 2026 Setelah Comeback Dramatis atas China

"Perasaannya campur aduk, yang pasti senang karena dari awal saya sudah sempat tegang juga, sebelum main sempat telepon orang tua meminta doa," ungkap Ubed setelah pertandingan.

Selain doa keluarga, dukungan rekan-rekan satu tim juga membantu Ubed menghadapi tekanan. Ia berusaha meyakinkan diri untuk memberikan penampilan terbaik dan tidak mengecewakan tim.

"Support teman-teman dan tim di belakang sangat membantu untuk meredakan ketegangan. Saya terus berusaha, ingin memberikan yang terbaik dan tidak mau mengecewakan tim sama semua yang sudah mendukung," katanya.

Ubed Bangkit Saat Gim Pertama

Tekanan belum hilang ketika pertandingan melawan tunggal putra China Weng Hongyang dimulai. Gim pertama berlangsung ketat dan Ubed sempat berada dalam posisi tertinggal.

BACA JUGA:Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026 Datang dari Tim Bulu Tangkis Putra

Weng bahkan lebih dahulu mencapai game point. Ubed kemudian berusaha menenangkan pikirannya dan menjaga fokus agar tidak kehilangan kesempatan.

"Di gim pertama setelah lawan game point duluan, pikiran saya berusaha lebih tenang. Alhamdulillah bisa membalikkan keadaan," ujar Ubed.

Sumber:

Berita Terkait