2 tahun Disway Malang

Java United Buka Suara soal Dugaan Diskriminasi Shin Tae-yong, Tunggu Komdis PSSI

Java United Buka Suara soal Dugaan Diskriminasi Shin Tae-yong, Tunggu Komdis PSSI

Aksi dugaan tindakan rasis yang dilontarkan oleh Direktur Teknik klub, Achmad Resal terhadap pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong belum menemui titik terang. -Istimewa---

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID--Polemik yang muncul setelah pertandingan Persija Jakarta kontra Java United belum berakhir. Java United akhirnya menyampaikan sikap resmi terkait dugaan ucapan diskriminatif yang melibatkan Direktur Teknik Achmad Resal Octavian dan pelatih Persija Shin Tae-yong.

Pernyataan klub asal Semarang tersebut disampaikan pada Rabu (23/9/2026) melalui kanal resmi klub dan kembali menjadi perhatian pada Kamis (24/9/2026). Java United menyatakan menyayangkan kericuhan yang terjadi dalam pertandingan dan memilih menyerahkan seluruh proses penanganannya kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Sikap tersebut muncul setelah Persija lebih dahulu membawa persoalan itu ke Komdis PSSI. Hingga Kamis (24/9/2026), belum ada keputusan Komdis PSSI yang dipublikasikan mengenai dugaan pelanggaran dalam insiden tersebut.

Insiden Terjadi Saat Persija Menang 1-0

Persoalan bermula dalam pertandingan pekan ketiga Super League 2026/2027 antara Persija Jakarta dan Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9/2026).

Persija memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 melalui gol Arlyansyah Abdulmanan.

Namun, pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi. Ketegangan terjadi di area pinggir lapangan dan melibatkan sejumlah ofisial kedua tim.

Dalam situasi tersebut, sebuah rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan Achmad Resal Octavian mendekati area bangku Persija dan diduga melontarkan ucapan kepada Shin Tae-yong dengan menyebut pelatih asal Korea Selatan itu sebagai "pendatang".

Ucapan tersebut kemudian memicu sorotan dan disebut sebagai dugaan tindakan diskriminatif terhadap STY.

Persija Lebih Dulu Serahkan Kasus ke Komdis

Persija Jakarta merespons insiden tersebut pada Selasa (22/9/2026). Manajemen klub menyatakan menyerahkan penyelesaian persoalan kepada Komdis PSSI untuk diproses berdasarkan regulasi yang berlaku.

Persija juga menyatakan kepercayaannya terhadap proses yang dilakukan otoritas disiplin sepak bola Indonesia dan berharap perkara tersebut dapat dinilai berdasarkan fakta serta bukti yang tersedia.

Dengan langkah tersebut, Persija tidak mengambil keputusan sendiri terhadap pihak yang diduga terlibat dalam insiden.

Java United Akhirnya Buka Suara

Sumber: disway dan sumber lainnya