2 tahun Disway Malang

Veda Ega Pratama Sudah di Pintu Podium, Duel Muñoz Mengubah Segalanya

Veda Ega Pratama Sudah di Pintu Podium, Duel Muñoz Mengubah Segalanya

Veda Ega Pratama sempat meroket dari P19 ke P4 di Moto3 Austria, tetapi duel dengan David Muñoz berujung penalti.-Ig honda_team_asia-Ig honda_team_asia

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Veda Ega Pratama gagal mengamankan hasil besar di Moto3 Austria setelah duel dengan David Muñoz berujung penalti. Padahal, pembalap Honda Team Asia itu tampil impresif dengan memangkas 15 posisi dari P19 hingga sempat berada di P4.

Dalam video YouTube HATTRICK, insiden tersebut kembali dibahas dari berbagai sudut pandang, termasuk alasan steward menjatuhkan hukuman kepada Veda dan respons dari Honda Team Asia.

Comeback Veda Terhenti di P4

Start dari posisi ke-19 membuat Veda harus bekerja keras sejak awal balapan. Namun, pembalap Indonesia itu justru mampu menunjukkan perkembangan pesat sepanjang perlombaan.

Veda perlahan melewati para pembalap di depannya hingga masuk ke kelompok terdepan. Ia bahkan sempat menempati posisi keempat dan membuka peluang untuk meraih hasil terbaiknya di Austria.

Performa tersebut menjadi salah satu catatan positif dari balapan Veda. Dari posisi start ke-19, ia mampu naik 15 tempat sebelum insiden dengan Muñoz mengubah jalannya balapan.

Persaingan semakin ketat ketika Veda dan Muñoz terlibat duel dalam perebutan posisi. Veda mengambil jalur dari sisi dalam, sementara Muñoz berada di bagian luar tikungan.

Ruang di antara kedua pembalap semakin menyempit. Muñoz kemudian melebar hingga masuk gravel dan mengalami kecelakaan.

Steward menilai manuver Veda menyebabkan kontak dalam insiden tersebut. Pembalap bernomor 54 itu kemudian mendapatkan Long Lap Penalty.

Alasan Steward dan Respons Muñoz

Menurut penjelasan yang dibahas dalam video, penilaian steward berfokus pada posisi motor Veda setelah melakukan manuver dari sisi dalam. Veda dinilai menutup jalur ketika Muñoz masih berada di sisi luar.

Akibatnya, Muñoz kehilangan ruang dan keluar lintasan sebelum akhirnya terjatuh. Penilaian tersebut membuat insiden tidak sekadar dianggap sebagai duel biasa, tetapi masuk dalam pelanggaran yang berujung hukuman.

Muñoz sendiri menyayangkan kejadian tersebut. Pembalap Spanyol itu menyebut balapannya berjalan baik sebelum insiden dan merasa dirinya dipaksa keluar lintasan di sebuah tikungan. Ia kemudian masuk gravel dan terjatuh.

Di sisi lain, muncul pula pembahasan di media sosial mengenai kemungkinan peninjauan terhadap insiden tersebut. Namun, belum ada kepastian bahwa keputusan steward akan berubah. Karena itu, klaim bahwa penalti Veda pasti dibatalkan belum dapat dianggap sebagai fakta.

Honda Team Asia Tetap Apresiasi Veda

Meski penalti membuat Veda kehilangan posisi yang sudah diperjuangkan, performanya sepanjang balapan tetap mendapat apresiasi dari Honda Team Asia.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menilai Veda menunjukkan pemulihan yang baik. Ia menyoroti perjuangan Veda dari P19 hingga P4 dan keberaniannya bersaing dengan pembalap lain di kelompok depan.

Sumber: yt hattrick