Harga Emas Antam Anjlok Rp25.000, 1 Gram Kini Rp2,605 Juta
Harga emas Antam hari ini--
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID--Harga emas batangan Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis, 24 September 2026. Harga emas 24 karat produksi PT Aneka Tambang Tbk untuk ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.605.000.
Penurunan tersebut mencapai Rp25.000 dibandingkan harga perdagangan sehari sebelumnya yang berada di angka Rp2.630.000 per gram. Dengan demikian, harga emas Antam kembali bergerak turun setelah sempat mengalami kenaikan tipis pada perdagangan sebelumnya.
Tekanan juga terjadi pada harga buyback. Nilai pembelian kembali emas Antam turun Rp30.000 dari Rp2.465.000 menjadi Rp2.435.000 per gram.
Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar harga dasar emas batangan Antam pada Kamis, 24 September 2026:
- 0,5 gram: Rp1.352.500
- 1 gram: Rp2.605.000
- 2 gram: Rp5.150.000
- 3 gram: Rp7.700.000
- 5 gram: Rp12.800.000
- 10 gram: Rp25.545.000
- 25 gram: Rp63.737.000
- 50 gram: Rp127.395.000
- 100 gram: Rp254.712.000
- 250 gram: Rp636.515.000
- 500 gram: Rp1.272.820.000
- 1.000 gram: Rp2.545.600.000
Harga tersebut merupakan harga dasar. Untuk pembelian 1 gram dengan PPh 0,25 persen, misalnya, harga tercatat Rp2.611.513.
Buyback Emas Antam Turun
Selain harga jual, nilai buyback atau harga ketika emas dijual kembali ke Antam juga mengalami penurunan.
Pada Kamis, 24 September 2026, harga buyback berada di level Rp2.435.000 per gram, turun Rp30.000 dari posisi sebelumnya Rp2.465.000.
Perlu diperhatikan, harga jual emas dan harga buyback merupakan dua angka berbeda. Selisih keduanya menjadi salah satu komponen yang perlu diperhitungkan ketika masyarakat membeli emas untuk tujuan investasi.
Pasar Emas Global Masih Tertekan
Pergerakan harga emas Antam berlangsung ketika pasar emas global juga menghadapi tekanan. Pada 23 September, harga emas dunia turun lebih dari 1 persen setelah sinyal hawkish dari pejabat Federal Reserve memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga dan mendorong dolar AS menguat.
Pada perdagangan 24 September, harga emas global masih bergerak terbatas karena pasar mempertimbangkan prospek kebijakan moneter Amerika Serikat. Ekspektasi suku bunga lebih tinggi cenderung menekan aset emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga.
Di Indonesia, Bank Indonesia pada 23 September 2026 mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen, Deposit Facility 4,75 persen dan Lending Facility 6,50 persen. Keputusan tersebut merupakan bagian dari kebijakan untuk menjaga stabilitas rupiah, inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
Namun, perubahan harga emas Antam tidak bisa dikaitkan hanya dengan keputusan BI. Harga emas batangan domestik juga dipengaruhi harga emas dunia, nilai tukar rupiah, kondisi pasar dan faktor lainnya.
Sumber: disway dan sumber lainnya


