2 tahun Disway Malang

Gus Ipul Siap Somasi 3 Orang soal Narasi Muktamar NU, Minta Bukti Tudingan

Gus Ipul Siap Somasi 3 Orang soal Narasi Muktamar NU, Minta Bukti Tudingan

Sekjen PBNU 2021-2026 Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan akan menempuh langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai terus mengembangkan berbagai tudingan dan narasi terkait penyelenggaraan Muktamar NU di media sosial-Dok. Kemensos---

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID--Polemik setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) belum sepenuhnya berhenti di ruang publik. Sekretaris Jenderal PBNU periode 2021–2026 Saifullah Yusuf atau Gus Ipul kini menyiapkan langkah hukum terhadap tiga orang yang dinilai menyampaikan tudingan terkait penyelenggaraan Muktamar NU.

Langkah pertama yang disiapkan bukan langsung laporan hukum. Gus Ipul mengatakan ketiga orang tersebut akan lebih dulu menerima somasi dan diminta menunjukkan bukti atas pernyataan yang telah disampaikan kepada publik.

Jika bukti yang diminta tidak dapat diberikan, Gus Ipul menyatakan proses tersebut dapat dilanjutkan melalui jalur hukum. Pernyataan itu disampaikan setelah dirinya berdiskusi dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin mengenai situasi NU setelah Muktamar.

Gus Ipul: Kritik Tetap Boleh

Gus Ipul menegaskan langkah tersebut tidak dimaksudkan untuk membatasi kritik maupun perbedaan pendapat di lingkungan NU.

Menurut dia, setiap pernyataan yang disampaikan kepada publik tetap harus memiliki dasar dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, pihak yang menyampaikan tudingan diminta menunjukkan bukti atas apa yang telah mereka sampaikan.

“Ada tiga orang yang akan kita somasi. Mereka akan kita minta untuk membuktikan apa yang sudah mereka ucapkan. Kalau tidak bisa membuktikan, tentu akan kita teruskan melalui jalur hukum,” kata Gus Ipul.

Ia menyebut pihaknya mencermati berbagai pendapat kader NU yang berkembang di media sosial. Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap pernyataan yang disampaikan.

Muktamar NU Sudah Berakhir

Muktamar ke-35 NU digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026. Forum tersebut menghasilkan kepemimpinan baru NU untuk masa khidmah 2026–2031.

KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Rais Aam, sedangkan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU. Muktamar juga menghasilkan sejumlah keputusan organisasi dan ditutup setelah seluruh agenda persidangan selesai.

Gus Ipul sebelumnya menegaskan bahwa proses pemilihan pimpinan baru NU berlangsung sesuai mekanisme yang ditetapkan dalam Muktamar. Ia juga menyatakan hasil pemilihan merupakan keputusan forum resmi.

Dalam pernyataannya kali ini, Gus Ipul kembali meminta agar perdebatan mengenai proses Muktamar tidak terus berkembang setelah forum mengambil keputusan.

“Muktamar sudah selesai. Yang kalah terhormat, yang menang bermartabat. Perdebatan terjadi di sana. Tidak ada penolakan terhadap Laporan Pertanggungjawaban PBNU sebelumnya. Pilihannya demokratis, merupakan titipan langsung dari peserta Muktamar. Tidak ada titipan dari mana pun,” ujarnya.

Sumber: disway dan sumber lainnya

Berita Terkait