2 tahun Disway Malang

Jasad Surakman ABK Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan, 7 Orang Masih Dicari

Jasad Surakman ABK Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan, 7 Orang Masih Dicari

Surakhman ABK Kapal bersama Jurnalis Ari [email protected]

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID--Misteri hilangnya delapan orang dalam kapal Arupadatu 1 di Selat Sunda memasuki babak baru. Salah satu korban, Surakman atau Sukarman, dipastikan telah ditemukan setelah jasad tanpa identitas yang terdampar di Pulau Enggano, Bengkulu, dinyatakan cocok melalui pemeriksaan DNA.

Surakman merupakan ABK kapal yang membawa lima jurnalis menuju kawasan Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026. Kapal tersebut kemudian hilang kontak dan hingga kini keberadaan tujuh orang lainnya belum diketahui.

Jasad Surakman sebenarnya telah ditemukan lebih awal, yakni pada Sabtu, 12 September 2026. Namun, identitasnya baru dapat dipastikan setelah proses pencocokan DNA dengan data keluarga selesai dan hasilnya diumumkan pada Rabu, 23 September 2026.

Hilang Kontak 7 September, Jasad Ditemukan 12 September

Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka menggunakan kapal Arupadatu 1 menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas gunung api.

Kontak dengan rombongan kemudian terputus di perairan Selat Sunda. Salah satu laporan mencatat titik komunikasi terakhir sekitar pukul 18.13 WIB di kawasan Gunung Anak Krakatau.


Speedboat yang membawa sejumlah jurnalis untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau dikabarkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.--istimewa--

Lima hari kemudian, pada 12 September, warga menemukan jasad laki-laki tanpa identitas di Pulau Enggano, Bengkulu. Kondisi jenazah membuat identifikasi secara visual tidak dapat langsung dilakukan sehingga polisi mengambil sampel DNA untuk dicocokkan dengan data keluarga rombongan yang hilang.

Dengan demikian, jarak antara hilang kontak dan penemuan jasad adalah lima hari. Sementara sampai pengumuman identitas pada 23 September, sudah 16 hari sejak kapal tersebut hilang kontak.

DNA Pastikan Jasad Adalah Surakman

Pada tahap awal, jasad di Enggano sempat belum dapat dikaitkan dengan delapan orang yang hilang. Bahkan pemeriksaan antemortem sebelumnya belum menunjukkan kecocokan sehingga polisi melanjutkan pemeriksaan DNA untuk mendapatkan kepastian.

Hasil pemeriksaan akhirnya menunjukkan profil DNA jasad tersebut identik dengan Surakman atau Sukarman, ABK kapal Arupadatu 1. Informasi mengenai kecocokan DNA tersebut dikonfirmasi pada 23 September 2026.

Surakman diketahui berusia sekitar 60 tahun dan merupakan warga Carita, Pandeglang. Ia menjadi salah satu dari tiga kru kapal yang ikut membawa lima jurnalis menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

7 Orang Masih Belum Ditemukan

Sumber: disway dan berbagai sumber lain

Berita Terkait