2 tahun Disway Malang

Hari Perdamaian Internasional 21 September 2026, Sejarah, Makna dan Kisah Damai Timur Tengah

Hari Perdamaian Internasional 21 September 2026, Sejarah, Makna dan Kisah Damai Timur Tengah

Hari Perdamaian Internasional diperingatai setiap tanggal 21 September. -lldikti7--

MALANG, DISWAYMALANG.IDHari Perdamaian Internasional diperingati setiap 21 September. Tahun 2026, peringatan ini mengusung tema “Investing in Peace: For Everyone, Everywhere, Every Day” atau investasi pada perdamaian untuk semua, di mana pun dan setiap hari.

Pesan tersebut terasa paradoks di tengah dunia yang masih menghadapi berbagai konflik. Sebab, perdamaian ternyata bukan sekadar keadaan ketika senjata berhenti ditembakkan. Perdamaian juga berkaitan dengan rasa aman, martabat, kesempatan, dialog dan kerja sama dalam kehidupan sehari-hari.

Lantas, apakah dunia pernah benar-benar damai? Dan benarkah Timur Tengah tidak pernah mengenal perdamaian? Jawabannya tidak sesederhana itu.

Dari Gencatan Senjata hingga Hari Perdamaian

Gagasan Hari Perdamaian Internasional lahir di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1981. Melalui Resolusi 36/67, Majelis Umum PBB menetapkan hari khusus untuk memperkuat cita-cita perdamaian di antara bangsa dan masyarakat.

Hari Perdamaian pertama kali diperingati pada September 1982. Saat itu tanggalnya belum tetap karena peringatan ditempatkan pada Selasa ketiga September, bertepatan dengan pembukaan sidang tahunan Majelis Umum PBB.

Perubahan penting terjadi pada 2001. Melalui Resolusi 55/282, PBB menetapkan 21 September sebagai tanggal permanen Hari Perdamaian Internasional sekaligus menjadikannya momentum global untuk gencatan senjata dan tanpa kekerasan. Mulai 2002, tanggal 21 September menjadi hari tetap peringatan tersebut.

Garis Waktu Perdamaian Dunia

Jauh sebelum PBB berdiri, berbagai masyarakat telah mencoba membatasi kekerasan.

989 Masehi
Gerakan Peace of God atau Perdamaian Tuhan muncul di Eropa dengan gagasan membatasi kekerasan yang dilakukan kaum bersenjata.

1027 Masehi
Muncul Truce of God atau Gencatan Senjata Tuhan. Gagasan ini berusaha membatasi waktu ketika kekerasan boleh dilakukan, termasuk pada hari-hari tertentu.

1901
Hadiah Nobel Perdamaian pertama diberikan kepada Jean Henry Dunant dan Frédéric Passy. Penghargaan tersebut memperkuat gagasan bahwa perdamaian dapat diperjuangkan melalui kemanusiaan dan kerja sama antarbangsa.

1945
PBB berdiri setelah Perang Dunia II dengan salah satu tujuan utamanya menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

1954
Lonceng Perdamaian Jepang tiba di markas PBB. Lonceng tersebut kemudian menjadi salah satu simbol penting peringatan perdamaian setiap September.

1981
PBB secara resmi menetapkan Hari Perdamaian Internasional.

1982
Hari Perdamaian Internasional pertama kali diperingati.

Sumber: natioal today dan berbagai sumber lainnya