2 tahun Disway Malang

Harmoni Tirtomarto 2026: 21 Kontingen Semarakkan Parade Seni dan Budaya

Harmoni Tirtomarto 2026: 21 Kontingen Semarakkan Parade Seni dan Budaya

--

AMPELGADING, DISWAYMALANG.ID--Desa Tirtomarto, Kecamatan AMPELGADING, Kabupaten Malang, berubah menjadi panggung seni dan budaya pada Sabtu malam hingga Minggu pagi (20/9/2026).

Gelaran Harmoni Tirtomarto Parade Seni & Budaya 2026 tersebut diikuti 21 kontingen. Masing-masing kontingen membawa penampilan, kreativitas, dan ciri khas yang berbeda.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalur parade. Ribuan warga memadati kawasan kegiatan untuk menyaksikan langsung beragam pertunjukan yang disajikan para peserta.

21 Kontingen Tampilkan Kreativitas

Rangkaian Harmoni Tirtomarto dimulai pada Sabtu malam (19/9/2026). Suasana desa mulai ramai seiring kedatangan masyarakat yang ingin menyaksikan parade.

Kepala Desa Tirtomarto Joni Suhariyanto mengatakan, Harmoni Tirtomarto bukan sekadar kegiatan hiburan masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk menjaga keberadaan seni dan budaya sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.


--

“Harmoni Tirtomarto ini menjadi panggung bersama masyarakat untuk merawat tradisi dan budaya yang kita miliki. Di sisi lain, kami ingin kegiatan seperti ini juga bisa menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor wisata budaya,” ujar Joni.

Menurut Joni, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Puluhan kontingen yang tampil menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki kepedulian terhadap seni dan budaya lokal.

Selain menjadi ruang bagi kelompok seni untuk berekspresi, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki Desa Tirtomarto.

Berlangsung hingga Minggu pagi, kemeriahan Harmoni Tirtomarto membuat kawasan desa tetap ramai. Kehadiran penonton dari berbagai wilayah turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi.

UMKM Ikut Mendapatkan Dampak

Ramainya pengunjung membuka peluang bagi pedagang dan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

Pedagang makanan dan minuman, pelaku UMKM, hingga usaha kecil lainnya memanfaatkan momentum tersebut untuk menawarkan produk kepada masyarakat yang datang.

Bagi pemerintah desa, kondisi itu menjadi salah satu alasan kegiatan seni dan budaya layak dikembangkan secara berkelanjutan.

Harmoni Tirtomarto tidak hanya dipandang sebagai panggung pertunjukan, tetapi juga memiliki peluang untuk berkembang menjadi kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Dorong Wisata Budaya Tirtomarto

Sumber:

Berita Terkait