2 tahun Disway Malang

Gus Baha Ingatkan soal Umrah: Jangan Sampai Ibadah Sunah Mengalahkan Utang (3)

Gus Baha Ingatkan soal Umrah: Jangan Sampai Ibadah Sunah Mengalahkan Utang (3)

Ilustrasi Gus Baha dalam sebuah pengajian di Lirboyo, Kediri. -youtube simpedia--

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–KH Bahaduddin Nursalim atau Gus Baha kembali membahas persoalan ibadah dengan cara yang sederhana, tetapi mengajak jamaah berpikir tentang urutan kewajiban.

Salah satunya soal keinginan melaksanakan umrah. Menurut Gus Baha, jangan sampai keinginan menjalankan ibadah sunah justru membuat seseorang mengabaikan kewajiban yang masih menjadi tanggungannya.

umrah Jangan Membuat Utang Dilupakan

Gus Baha mengatakan, persoalan seperti ini sebenarnya sederhana. Seseorang harus memahami mana ibadah yang bersifat wajib dan mana yang masih berupa kesunahan.

“Kalau punya kesempatan umrah, ya umrah. Tapi kalau punya utang, ya utang juga harus dipikirkan,” ujarnya dalam pengajian yang digelar Bayt Al-Qur'an di Jakarta.

Gus Baha kemudian menyoroti orang yang mendapatkan kesempatan umrah secara gratis. Menurutnya, kesempatan tersebut memang menggembirakan. Namun, jangan sampai kegembiraan itu membuat kewajiban lain terlupakan. “Kadang saya heran. Dikasih umrah gratis, kok tidak memilih uangnya untuk membayar utang?”

Bagi Gus Baha, persoalannya bukan sekadar pergi atau tidak pergi ke Tanah Suci. Yang lebih penting adalah memahami posisi masing-masing kewajiban.

Jangan Terjebak Keinginan Menjadi Wali

Gus Baha juga menyelipkan guyonan khasnya. Jangan sampai seseorang terlalu berkhayal tentang keistimewaan dirinya sehingga lupa dengan persoalan nyata yang ada di depan mata. “Jangan membayangkan jadi wali yang bisa terbang ke Makkah.”

Guyonan tersebut justru menjadi cara Gus Baha mengingatkan jamaah agar tidak mengabaikan hal-hal sederhana dalam kehidupan.

Menurut dia, ibadah tidak cukup hanya dilihat dari keinginan seseorang untuk mendapatkan pengalaman spiritual. Ada tanggung jawab kepada sesama manusia yang juga harus diperhatikan.

Yang Sunah Jangan Mengalahkan yang Wajib

Gus Baha kemudian mengembalikan pembahasan kepada persoalan prioritas.

Kalau seseorang memiliki utang, maka kewajiban tersebut tidak boleh dianggap sepele hanya karena pada saat yang sama ada kesempatan melakukan ibadah sunah. “Utang itu jangan dianggap enteng.”

Ia juga menggambarkan bagaimana seseorang bisa berada dalam situasi ketika ada orang lain yang mendorongnya tetap berangkat umrah.

Namun, keputusan tetap harus mempertimbangkan tanggung jawab yang masih dimiliki. “Ya kalau ada yang bilang, berangkat saja, nanti urusan utang belakangan, ya jangan begitu.”

Bagi Gus Baha, agama tidak mengajarkan manusia hanya mengejar sesuatu yang terlihat indah secara ibadah, tetapi melupakan kewajiban yang sudah nyata. Karena itu, ketika berbicara tentang umrah, Gus Baha tidak hanya mengajak jamaah memikirkan keberangkatan ke Tanah Suci.

Sumber: youtube bayt al-quran

Berita Terkait