2 tahun Disway Malang

Jubair bin Muth’im Tergetar Dengar QS At-Tur, Gus Baha Ungkap Logika yang Sulit Dibantah (2)

Jubair bin Muth’im Tergetar Dengar QS At-Tur, Gus Baha Ungkap Logika yang Sulit Dibantah (2)

Gus Baha dalam pengajian tentang tauhid yang digelar Bayt Al-quran, lembaga di bawah naungan Kemenag RI. -youtube baty al-quran----

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Ada sebuah pertanyaan sederhana dalam Al-Qur’an yang menurut Gus Baha memiliki kekuatan luar biasa. Pertanyaan itu tidak berbentuk pertunjukan mukjizat yang membuat mata terbelalak, tetapi langsung menyerang logika manusia tentang asal-usul dirinya dan alam raya.

Pertanyaan tersebut terdapat dalam QS At-Tur ayat 35-37. Ayat itu mempertanyakan apakah manusia diciptakan tanpa sesuatu, apakah manusia menciptakan dirinya sendiri, atau apakah manusia yang menciptakan langit dan bumi.

Pertanyaan itulah yang dikaitkan dengan kisah Jubair bin Muth’im ketika mendengar Rasulullah saw membaca Surah At-Tur dalam salat Magrib di Madinah. Riwayat tersebut menggambarkan betapa kuatnya pengaruh ayat itu terhadap hati Jubair.

Gus Baha menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan satu hal penting: mukjizat Al-Qur’an tidak selalu bekerja dengan membuat manusia melihat sesuatu yang luar biasa. Al-Qur’an bisa bekerja melalui akal.

Berikut seri 2 lanjutan kajian Gus Baha tentang tauhid dalam pengajian  yang digelar Bayt Al-Quran, lembaga di bawah naungan Kementerian Agama RI. 

Jubair Mendengar Surah  At-Tur saat Magrib 

Jubair bin Muth’im merupakan tokoh Quraisy yang pada saat peristiwa tersebut belum menjadi Muslim. Ia mendengar Rasulullah saw membaca Surah At-Tur ketika salat Magrib. 

Jubair bin Muth'im datang ke Madinah setelah Perang Badar dalam urusan tawanan perang Quraisy. Riwayat Sahih al-Bukhari menyebut Jubair termasuk orang yang datang berkaitan dengan tawanan Badr.

Dalam salah satu penjelasan tafsir yang merujuk riwayat tersebut, kedatangannya adalah untuk bernegosiasi/menebus tawanan kaum musyrik yang ditawan dalam Perang Badar.

Pada saat berada di Madinah itulah, Jubair mendengar Rasulullah saw membaca Surah At-Tur dalam salat Magrib. Bukhari 4023 secara eksplisit menyebut bahwa ketika itu iman mulai tertanam dalam hati Jubair. 

Ketika bacaan sampai pada ayat yang mempertanyakan asal-usul manusia dan penciptaan langit serta bumi, hati Jubair tersentuh sangat kuat. Gambaran dalam riwayat tersebut bukan sekadar bahwa Jubair merasa bacaan itu indah.Ada argumentasi yang membuat pikirannya bergerak. 

Pertanyaan Al-Qur’an itu berbunyi: “Am khuliqu min ghairi syai’in am humul khaliqun.” Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatu ataukah mereka yang menciptakan diri mereka sendiri?

Kemudian dilanjutkan: “Am khalaqus samawati wal ardh.” Ataukah mereka yang menciptakan langit dan bumi?

Ayat berikutnya kembali mempertanyakan apakah mereka memiliki perbendaharaan Tuhan atau mempunyai kekuasaan untuk mengatur semuanya.

Gus Baha melihat rangkaian pertanyaan tersebut sebagai logika yang sangat kuat.

Alam Ada lalu Siapa yang Menciptakan?

Sumber: youtube baty al-qur'an

Berita Terkait