2 tahun Disway Malang

TOEFL ITP: Strategi Mengerjakan Listening, Grammar, dan Reading agar Skor Lebih Optimal

TOEFL ITP: Strategi Mengerjakan Listening, Grammar, dan Reading agar Skor Lebih Optimal

Ilustrasi: AI--

MALANG, DISWAYMALANG.IDTOEFL ITP menjadi salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang kerap digunakan untuk kebutuhan akademik dan kelembagaan. Hasil tes ini dapat menjadi salah satu persyaratan kelulusan perguruan tinggi, pendaftaran beasiswa, maupun kebutuhan administrasi pekerjaan, bergantung pada kebijakan masing-masing institusi.

Berbeda dengan TOEFL iBT yang menguji empat keterampilan bahasa, TOEFL ITP Level 1 secara umum mengukur kemampuan Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Tes ini biasanya berbentuk pilihan ganda dan dapat diselenggarakan dalam format kertas maupun digital.

Karena setiap bagian memiliki karakter soal dan batas waktu berbeda, peserta perlu menyiapkan strategi. Penguasaan kosakata dan tata bahasa tetap penting, tetapi kemampuan membaca pola soal, menjaga konsentrasi, serta mengatur waktu juga dapat membantu meningkatkan hasil.

Listening Comprehension

Bagian Listening Comprehension menguji kemampuan memahami percakapan dan materi lisan berbahasa Inggris. Pada TOEFL ITP Level 1, bagian ini terdiri atas 50 soal dengan waktu pengerjaan sekitar 35 menit.

Dalam percakapan pendek, peserta perlu memperhatikan perubahan informasi dari penutur pertama ke penutur kedua. Jawaban tidak selalu mengulang kata-kata yang sama dengan rekaman. Sering kali, pilihan yang benar justru menggunakan ungkapan atau sinonim yang berbeda.

Peserta sebaiknya tidak terpaku pada satu kata yang terdengar familiar. Perhatikan makna keseluruhan percakapan, terutama penolakan, perubahan rencana, kesimpulan, atau maksud tersembunyi dari pembicara.

Pada percakapan panjang dan ceramah akademis, fokus mendengarkan perlu diarahkan pada topik utama, tujuan pembicaraan, detail penting, serta hubungan sebab-akibat. Jika diperbolehkan oleh penyelenggara, catatan singkat berupa kata kunci dapat membantu mengingat informasi.

Membaca sekilas pilihan jawaban sebelum audio diputar juga dapat membantu peserta memperkirakan informasi yang perlu dicari. Namun, strategi ini harus dilakukan secara cepat agar tidak mengganggu konsentrasi saat rekaman berlangsung.

Structure and Written Expression

Bagian Structure and Written Expression menguji pemahaman peserta terhadap tata bahasa Inggris tertulis. Pada TOEFL ITP Level 1, bagian ini terdiri atas 40 soal dengan waktu pengerjaan sekitar 25 menit.

Langkah pertama ketika menghadapi soal Sentence Completion adalah mencari unsur utama kalimat. Peserta perlu memastikan apakah kalimat sudah memiliki subjek dan kata kerja utama atau masih membutuhkan salah satunya.

Selain itu, perhatikan hubungan antara subjek dan kata kerja, penggunaan klausa, bentuk kata kerja, kata benda, kata sifat, kata keterangan, serta struktur kalimat majemuk. Pilihan jawaban yang terlihat paling panjang tidak selalu menjadi jawaban yang benar.

Untuk soal Error Identification, beberapa pola yang perlu diperiksa antara lain subject-verb agreement, tense, word form, pronoun, parallel structure, conjunction, dan penggunaan preposisi.

Peserta sebaiknya mengerjakan soal dengan pola yang sudah dikuasai terlebih dahulu. Jangan menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu soal yang rumit. Jika belum menemukan jawaban setelah melakukan analisis singkat, tandai pilihan yang paling masuk akal dan lanjutkan ke soal berikutnya.

Reading Comprehension

Reading Comprehension menguji kemampuan memahami teks akademis, baik informasi yang tertulis secara langsung maupun gagasan yang harus disimpulkan dari konteks. TOEFL ITP Level 1 menyediakan sekitar 50 soal dengan waktu pengerjaan 55 menit.

Sumber: youtube edinmelb official