Progres Penataan Simpang Patih Kota Batu Capai 40 Persen, Ditargetkan Rampung Desember 2026
Pengerjaan Proyek pelebaran Simpang Patih Kota Batu -Sholeh/Diswaymalang -
BATU, DISWAYMALANG.ID–Wajah baru Simpang Panglima Sudirman – Trunojoyo – Indragiri – Hasanuddin atau yang dikenal Simpang Patih Kota Batu mulai terlihat. Proyek preservasi dan penataan kawasan tersebut kini sudah berjalan sekitar 40 persen dan ditargetkan tuntas pada awal Desember 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Esti Dwiastuti menyampaikan, pekerjaan proyek Strategis Daerah itu mulai dikerjakan sejak Agustus 2026.
“Sampai dengan hari ini, progres fisik Simpang Pattimura atau Patih adalah 40 persen. Rencana kegiatan ini akan selesai insyaallah pada awal Desember tahun 2026,” kata, Minggu (13/9/2026).
BACA JUGA:Warga Kota Batu Diimbau Waspadai Angin Kencang 12-14 September 2026
Menurut Esti, pekerjaan yang berjalan saat ini belum masuk ke pembangunan fisik bundaran. Tahap awal difokuskan pada preservasi jalan, penataan kawasan, dan persiapan pelebaran badan jalan di titik persimpangan.
Cakupan pekerjaannya tidak hanya sekadar pengaspalan ulang. Pemerintah juga mulai melakukan pelebaran badan jalan di area simpang. Luasannya mencapai sekitar 40 persen dari luasan awal, dengan batas pelebaran hingga ke bibir sungai dan pagar gereja.
'"Jadi untuk saat ini kita fokus dulu menyelesaikan preservasi dan penataan kawasan, sekaligus menyiapkan lahan untuk pelebaran,” jelasnya.
BACA JUGA:175 Atlet Puslatkot Batu Disiapkan Hadapi Porprov Jatim 2027
Menurut Esti pelebaran ini merupakan langkah persiapan untuk rencana besar berikutnya, yaitu pembangunan bundaran atau roundabout dengan diameter minimal 25 meter. Namun untuk pembangunan bundarannya sendiri, Pemkot Batu masih menahannya tahun ini.
Ada dua hal yang masih digarap Pemkot sebelum bundaran bisa dibangun. Yaitu pematangan kajian teknis dan ketersediaan anggaran pembebasan lahan di sisi kanan dan kiri jalan.
Selain itu, ruas jalan yang melintas di Simpang Patih berstatus milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
BACA JUGA:Museum Mega Science Center dan Budaya Hadir di Batu, 617 Alat Peraga Siap Dibuka 16 September
"Sehingga untuk pembangunan bundaran, Pemkot Batu harus melakukan penyesuaian dan koordinasi lebih lanjut dengan Pemprov," imbuhnya.
Selama proses pengerjaan, Esti memastikan arus lalu lintas di kawasan Simpang Patih masih bisa dilalui kendaraan. Namun ia mengakui aktivitas proyek berpotensi menimbulkan hambatan dan ketidaknyamanan bagi pengendara.
Sumber:


