Samsung Galaxy S26 FE Dibanderol Rp14 Juta, S25 FE Justru Makin Menarik
Samsung Galaxy S26 FE, Samsung Galaxy S25 FE, Samsung, Exynos 2500, HP Samsung-Yt Gadgetin-Yt Gadgetin
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Samsung Galaxy S26 FE hadir sebagai generasi terbaru ponsel flagship ekonomis Samsung dengan sejumlah peningkatan dibanding Galaxy S25 FE. Namun, selisih harga yang mencapai sekitar Rp5 juta membuat Galaxy S25 FE justru dinilai lebih menarik untuk dipertimbangkan.
Pada awal September 2026, Samsung Galaxy S26 FE dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB dijual sekitar Rp14 juta. Sementara itu, Galaxy S25 FE dengan konfigurasi memori yang sama berada di kisaran Rp9 juta.
Perbedaan harga tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama karena peningkatan yang dibawa Galaxy S26 FE tidak terlalu besar. Sejumlah aspek seperti layar, kamera utama, baterai, rating ketahanan air, hingga dukungan pengisian daya nirkabel disebut masih memiliki kemiripan dengan generasi sebelumnya.
Salah satu peningkatan utama berada pada sektor performa. Galaxy S25 FE menggunakan Exynos 2400 dengan fabrikasi 4 nanometer, sedangkan Galaxy S26 FE mengandalkan Exynos 2500 yang dibuat dengan fabrikasi 3 nanometer.
Performa Galaxy S26 FE juga disebut sekitar 15 persen lebih tinggi berdasarkan skor benchmark. Namun, peningkatan tersebut belum sepenuhnya terasa ketika digunakan untuk bermain game dalam waktu lama.
Untuk Mobile Legends: Bang Bang, misalnya, Galaxy S26 FE masih mentok pada 90 frame per second (fps), meski ada kemungkinan dukungan 120 fps hadir melalui pembaruan di kemudian hari.
Sementara ketika digunakan menjalankan Genshin Impact pada pengaturan tertinggi, performanya pada awal permainan dapat mencapai sekitar 60 fps. Setelah digunakan sekitar 20 menit, frame rate dapat turun ke kisaran 40-50 fps seiring meningkatnya suhu perangkat.
Suhu bodi Galaxy S26 FE disebut bisa mencapai sekitar 45-46 derajat Celsius dalam kondisi tersebut. Artinya, peningkatan performa Exynos 2500 masih dipengaruhi kemampuan perangkat mempertahankan suhu ketika mendapat beban berat.
Dari sisi desain, Samsung mengubah tampilan bagian belakang Galaxy S26 FE dengan finishing glossy, berbeda dari Galaxy S25 FE yang menggunakan finishing matte. Susunan tiga kamera belakang juga mendapatkan rumah berbentuk pil agar tampilannya lebih seragam dengan lini Galaxy S26 lainnya.
Peningkatan lain hadir pada kamera depan. Sudut pandangnya kini lebih lebar, dari 80 derajat menjadi 85 derajat. Hal tersebut membuat area yang tertangkap kamera ketika mengambil foto selfie atau merekam video menjadi lebih luas. Kamera depan juga tetap mengandalkan stabilisasi untuk perekaman video.
Namun, kemampuan kamera belakang Galaxy S26 FE masih ditempatkan di bawah lini Galaxy S dalam hal kemampuan fotografi. Kamera ultrawide-nya beresolusi 8 MP, sementara kamera telefoto disebut belum menawarkan jangkauan dan ketajaman seperti perangkat flagship.
Samsung juga membawa beberapa fitur perangkat lunak baru. Salah satunya MyFanCam yang dapat digunakan untuk mengikuti seseorang dalam video. Ada pula fitur horizontal lock serta dukungan Quick Share yang dapat terhubung dengan perangkat Apple melalui AirDrop.
Fitur-fitur tersebut menjadi salah satu daya tarik Galaxy S26 FE. Namun, ada harapan fitur baru itu juga tersedia pada Galaxy S25 FE melalui pembaruan perangkat lunak, mengingat Samsung menjanjikan dukungan pembaruan hingga tujuh tahun.
Justru pada konektivitas fisik, Galaxy S26 FE mengalami penurunan dibanding pendahulunya. Port USB yang digunakan turun menjadi USB 2.0. Dampaknya, kecepatan transfer data maksimal berada di 480 megabit per detik dan perangkat tidak mendukung display out melalui kabel.
Sumber: yt gadgetin


