2 tahun Disway Malang

Veda Ega Pratama P13 di Misano, Tapi Ada Sinyal Bahaya untuk Pasukan KTM

Veda Ega Pratama P13 di Misano, Tapi Ada Sinyal Bahaya untuk Pasukan KTM

Veda Ega Pratama finis P13 di Misano, tetapi lolos Q2. Sektor 2 dan 4 jadi kekuatan, sementara sektor 1 dan 3 masih perlu diperbaiki.-SS YOUTUBE -

MISANO, DISWAYMALANG.ID - Veda Ega Pratama memang belum mampu menembus posisi teratas pada hari pertama GP San Marino di Sirkuit MISANO Marco Simoncelli.

Pembalap Honda Team Asia itu mengakhiri sesi dengan berada di sekitar posisi ke-13, terpaut sekitar satu detik dari pembalap tercepat. Namun, ada kabar positif karena Veda berhasil lolos ke Q2.

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda untuk menghadapi sesi berikutnya. Sebab, meski catatan waktunya belum ideal, performa pembalap asal Gunung Kidul itu menunjukkan potensi yang cukup menjanjikan di beberapa sektor.

Berdasarkan analisis dalam video, Veda tampil kuat pada sektor kedua. Bahkan, ia disebut menjadi pembalap Honda terbaik di sektor tersebut dengan menempati posisi kelima.

Performa positif juga terlihat pada sektor keempat yang menjadi salah satu area kuat Honda.

Sebaliknya, pekerjaan rumah Veda masih berada di sektor pertama dan ketiga. Dua sektor itu menjadi bagian yang membuat catatan waktu keseluruhannya belum mampu mendekati barisan terdepan.

Tikungan 11 Jadi Pekerjaan Rumah

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah sektor ketiga, terutama Tikungan 11 Misano.

Bagian tersebut membutuhkan stabilitas motor pada sisi depan atau front end.

Pembalap harus mampu membawa motor dengan kecepatan tinggi sebelum melakukan perubahan arah ke kanan.

Karena itu, setting sasis, stabilitas bagian depan, serta kepercayaan diri pembalap menjadi faktor penting.

Dalam pengamatan terhadap performa Veda, sektor ketiga masih menjadi area yang perlu diperbaiki. Veda disebut berada di posisi ke-13 pada sektor tersebut.

Kondisi itu berbeda dengan sektor kedua. Di sana Veda justru mampu menjadi pembalap Honda terbaik dan masuk lima besar.

Sektor keempat juga memberikan sinyal positif karena Veda mampu berada di posisi keenam dalam perbandingan catatan waktu parsial.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa kecepatan Veda sebenarnya tidak sepenuhnya bermasalah.

Sumber: