Rambut Rontok Tak Kunjung Berhenti? Kenali Penyebab dan Cara Merawatnya
Penyebab Rambut Mudah Rontok dan Cara Mengatasinya--Halodoc
MALANG, DISWAYMALANG.ID—Rambut yang rontok dalam jumlah lebih banyak dari biasanya dapat menjadi tanda bahwa ada perubahan pada siklus pertumbuhan rambut. Kondisinya bisa berkaitan dengan stres, asupan nutrisi, perubahan hormon, faktor keturunan, penyakit tertentu, hingga kebiasaan merawat rambut.
Kerontokan ringan sebenarnya merupakan bagian dari siklus alami rambut. Namun, rambut yang terus menipis, muncul area kebotakan, atau kerontokan yang berlangsung lama perlu mendapat perhatian lebih. Menentukan penyebabnya menjadi langkah penting sebelum memilih produk perawatan.
Perawatan rambut dapat membantu menjaga kesehatan kulit kepala dan mengurangi kerusakan pada batang rambut. Akan tetapi, produk hair care tidak selalu dapat mengatasi penyebab medis kerontokan sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Kenali Penyebab Rambut Rontok
Salah satu pemicu yang cukup umum adalah stres fisik maupun emosional. Stres berat dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut dan pada kondisi tertentu menyebabkan telogen effluvium. Kerontokan akibat kondisi ini biasanya tidak selalu muncul tepat saat seseorang mengalami stres, tetapi dapat terlihat setelah terjadi pemicu tertentu.
Asupan nutrisi juga berperan dalam mempertahankan pertumbuhan rambut. Pola makan yang tidak seimbang atau kekurangan zat gizi tertentu, seperti zat besi dan protein, dapat berkaitan dengan kerontokan.
Perubahan hormon menjadi faktor lain yang perlu diperhatikan. Kerontokan dapat terjadi pada kondisi tertentu, termasuk setelah melahirkan, menopause, gangguan tiroid, maupun gangguan hormonal lainnya.
Selain faktor dari dalam tubuh, kebiasaan menata rambut juga dapat menyebabkan kerusakan. Penggunaan alat panas secara berlebihan, proses kimia berulang, serta kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang dapat membuat rambut rapuh dan mudah patah. Ikatan rambut yang terus-menerus memberikan tarikan juga dapat menyebabkan traction alopecia.
Pilih Shampoo Sesuai Kondisi Kulit Kepala
Perawatan sehari-hari dapat dimulai dengan memilih sampo yang sesuai dengan kondisi kulit kepala. Sampo berfungsi membersihkan minyak, keringat, kotoran, dan sisa produk perawatan yang menempel pada rambut maupun kulit kepala.
Produk dengan label hair fall control atau strengthening dapat digunakan sebagai bagian dari rutinitas perawatan. Beberapa formulasi mengandung bahan seperti ginseng, aloe vera, niacinamide, atau biotin.
Namun, kandungan tersebut tidak berarti otomatis dapat menghentikan seluruh jenis kerontokan. Sampo terutama berfungsi membersihkan dan merawat kulit kepala serta rambut sehingga penyebab kerontokan tetap perlu diperhatikan.
Conditioner Bantu Cegah Rambut Mudah Patah
Conditioner dapat digunakan setelah keramas untuk menjaga rambut tetap lembut, mudah diatur, dan tidak mudah kusut. Kondisioner terutama bermanfaat bagi batang rambut yang kering atau rapuh sehingga risiko rambut patah ketika disisir dapat dikurangi.
Penggunaan conditioner umumnya difokuskan pada bagian tengah hingga ujung rambut. Bagi pemilik kulit kepala berminyak, pemakaian terlalu dekat dengan akar dapat membuat rambut lebih cepat terasa lepek.
Hair Tonic dan Scalp Serum sebagai Perawatan Tambahan
Hair tonic dan scalp serum banyak digunakan sebagai produk tambahan dalam perawatan rambut. Kandungannya beragam, mulai dari peptide, rosemary, hingga bahan aktif lainnya.
Penggunaan sebaiknya mengikuti petunjuk masing-masing produk. Hindari menggosok kulit kepala terlalu keras ketika mengaplikasikan produk karena dapat menyebabkan iritasi, terutama pada kulit kepala yang sensitif.
Penting pula membedakan produk kosmetik dengan obat untuk mengatasi kerontokan. Jika kerontokan disebabkan kondisi medis tertentu, penggunaan hair care saja mungkin tidak cukup dan pemeriksaan dokter kulit dapat diperlukan.
Lindungi Rambut dari Panas
Sumber: kemkes.go.id


