2 tahun Disway Malang

Jalur Pendakian Gunung Buthak, Panderman, dan Bokong Ditutup Sementara Buntut Kebakaran Hutan

Jalur Pendakian Gunung Buthak, Panderman, dan Bokong Ditutup Sementara Buntut Kebakaran Hutan

Pos pendakian Gunung Buthak, Gunung Panderman, dan Gunung Bokong di Dusun Toyomerto Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu Kota Batu.-Sholeh/Diswaymalang -

BATU, DISWAYMALANG.ID- Aktivitas pendakian di Gunung Butak, Gunung Panderman, dan Gunung Bokong dihentikan sementara setelah kebakaran hutan melanda kawasan Petak 100 dekat Pos 3 Gunung Butak, Selasa (1/9/2026).

Penutupan jalur pendakian Gunung Butak, Panderman dan Bokong diberlakukan mulai Selasa sebagai langkah keselamatan sekaligus untuk mendukung proses pemulihan kawasan yang terdampak kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko membenarkan adanya penutupan tersebut. Ia menyebut informasi resmi penutupan telah disampaikan oleh Perhutani. "Betul untuk pendakian saat ini sudah resmi ditutup. pengumuman sudah dipublikasikan oleh Perhutani," kata Suwoko, Rabu (2/9/2026).

BACA JUGA:Kebakaran Gunung Butak Padam, 271 Pendaki Selamat, Luas Hutan Terbakar Capai 20 Hektare

Penutupan ini juga berdampak pada calon pendaki yang sudah terlanjur membeli tiket. Melalui akun Instagram resmi @buthak_panderman_mountain, pengelola mengimbau calon pendaki untuk mengajukan penjadwalan ulang atau reschedule setelah jalur dibuka kembali.

"Batas waktu pembukaan kembali belum dapat ditentukan. Kita masih menunggu informasi lanjutan dari pihak terkait," lanjut Suwoko.

Seperti diketahui, Kebakaran hutan terjadi di Petak 100 dekat Pos 3 Pendakian Gunung Butak pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 12.46 WIB. 

BACA JUGA:Festival Nyusu Bareng 2026 di Dusun Brau Kota Batu, Ada 1.000 Cangkir Susu Gratis

Suwoko menguraikan, titik api berada di kawasan yang masuk Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Meski secara administrasi masuk wilayah Kabupaten Malang, lokasi kebakaran berjarak sekitar 140 meter dari batas Kota Batu. 

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.17 WIB oleh tim gabungan. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare," urainya.

Selama proses penanganan, tim gabungan melakukan kaji cepat, pemadaman api, pembuatan sekat bakar, serta penutupan jalur pendakian sebagai langkah antisipasi.

Untuk mencegah kejadian serupa, BPBD merekomendasikan peningkatan patroli hutan dan pemantauan bara bekas kebakaran. 

BACA JUGA:Hari Kelapa Sedunia, Degan Ijo Tak Cuma Segar, Ada Potensi Antiracun

"Kami juga mengimbau seluruh pendaki dan masyarakat yang beraktivitas di Gunung Panderman, Butak, dan Bokong agar selalu mengikuti arahanpetugas," jelas Suwoko.

Sumber: