Mahasiswa Polinema Ciptakan Alat Pembelah Durian, Bisa Buka 4 Buah per Menit
Dosen dan Mahasiswa Polinema Membuat alat pembelah durian --
BLIMBING, DISWAYMALANG.ID — Mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) menciptakan alat pembelah durian yang mampu membelah hingga empat buah per menit. Inovasi tersebut dikembangkan untuk membantu meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi risiko kecelakaan kerja bagi pelaku usaha durian.
Alat tersebut merupakan karya Dani Tri Arianto, mahasiswa Program Studi D3 Teknik Mesin Polinema, melalui tugas akhir bertajuk Desain dan Pembuatan Alat Pembuka Buah Durian dengan Memodifikasi Bagian Base Plate dan Pisau untuk Meningkatkan Keamanan Pengguna.
Inovasi itu kemudian diterapkan melalui program teknologi tepat guna untuk mendukung UMKM Gus Durian di Jalan Sulfat, Kota Malang, yang difasilitasi Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Polinema.
Berdasarkan hasil pengujian, alat tersebut mampu membelah rata-rata satu buah durian dalam waktu sekitar 15 detik, termasuk proses penempatan dan penyetelan buah. Dengan kapasitas tersebut, alat mampu membelah sekitar empat buah durian dalam satu menit.
Dosen pembimbing Dr Drs Ir Moh Hartono MT mengatakan, alat tersebut dirancang untuk menjawab persoalan yang dihadapi pelaku usaha durian yang masih mengandalkan pisau untuk membuka buah.
BACA JUGA:Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi UM Belajar Algoritma Digital dari Profesor Kanada
“Alat ini merupakan karya mahasiswa kami, mahasiswa tugas akhir D3 Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang. Tujuannya untuk memudahkan UMKM memberikan pelayanan kepada pelanggan, khususnya dalam hal membuka buah durian,” ujarnya, Minggu (30/8/2026).
Menurut Hartono, proses membuka durian secara manual membutuhkan tenaga cukup besar dan memiliki risiko kecelakaan kerja karena kulit buah yang keras dan berduri.
Alat pembelah durian tersebut menggunakan modifikasi pada bagian base plate untuk menjaga posisi buah tetap stabil. Sementara mekanisme tuas membantu memperbesar gaya tekan saat proses pembelahan.
Bagian pisau menggunakan material stainless steel 304 yang tahan terhadap korosi, sedangkan rangka alat menggunakan material besi hollow stainless.
Hartono mengatakan inovasi tersebut diharapkan dapat membantu UMKM mempercepat pelayanan kepada pelanggan.
“Dengan alat ini, pelanggan atau konsumen UMKM buah durian dapat membuka buah durian dengan lebih mudah,” katanya.
Dibuat Dua Minggu dengan Biaya Rp800 Ribu
Sumber:












