81 tahun RI Disway

Anak Kos Wajib Tahu! 5 Cara Olah Makanan Sisa agar Hemat dan Tak Jadi Sampah

Anak Kos Wajib Tahu! 5 Cara Olah Makanan Sisa agar Hemat dan Tak Jadi Sampah

Ilustrasi zero waste cooking. -AI --

MALANG, DISWAYMALANG.ID — Pengeluaran untuk makan sering menjadi salah satu pos terbesar dalam anggaran mahasiswa yang tinggal di kos. Masalahnya, bahan makanan yang dibeli dalam jumlah terlalu banyak tidak selalu habis sebelum kualitasnya menurun.

Padahal, sejumlah bahan makanan yang masih aman dikonsumsi dapat diolah kembali menjadi menu berbeda. Cara ini bukan hanya membantu menghemat uang, tetapi juga mengurangi jumlah makanan yang berakhir menjadi sampah.

Konsep zero waste cooking dapat diterapkan dengan cara sederhana di dapur kos. Kuncinya adalah merencanakan menu, menyimpan bahan dengan benar, serta mengetahui mana makanan yang masih aman diolah dan mana yang harus dibuang.

Berikut lima cara mengolah makanan sisa yang bisa dicoba mahasiswa.

1. Ubah Nasi Sisa Menjadi Menu Baru

Nasi putih yang tersisa dapat dimanfaatkan untuk berbagai menu selama penyimpanannya dilakukan dengan benar.

Nasi dapat diolah menjadi nasi goreng, bubur, nasi kepal, atau campuran perkedel. Tekstur nasi yang sudah lebih kering bahkan cocok untuk beberapa jenis olahan.

Namun, nasi matang tidak boleh dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Setelah matang, nasi sebaiknya segera didinginkan dan disimpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin.

Nasi yang sudah berbau aneh, berubah tekstur secara tidak wajar, atau diragukan keamanannya sebaiknya tidak dipaksakan untuk dikonsumsi.

2. Manfaatkan Potongan Sayuran untuk Kaldu

Potongan sayuran yang masih bersih dapat dimanfaatkan menjadi kaldu sederhana.

Batang atau bagian sayuran yang layak makan, seperti daun bawang, batang seledri, ujung wortel, atau bagian sayur lainnya dapat dikumpulkan sebelum dimasak.

Setelah dicuci dan dipastikan tidak busuk, bahan tersebut dapat direbus bersama air dan bumbu. Kaldu kemudian bisa digunakan untuk membuat sup, mi, bubur, atau tumisan.

Hindari memasukkan bagian tanaman yang tidak lazim dimakan, berjamur, busuk, atau memiliki rasa pahit dan mencurigakan.

3. Sulap Lauk Sisa Menjadi Menu Berbeda

Lauk yang masih aman dikonsumsi dapat diolah kembali agar tidak terasa seperti menu yang sama.

Ayam atau daging matang, misalnya, bisa disuwir lalu dicampurkan dengan telur, dibuat sebagai isian roti, atau ditumis menggunakan kecap dan cabai.

Sisa lauk juga bisa menjadi campuran nasi goreng atau topping mi. Dengan tambahan bumbu sederhana, satu jenis lauk dapat menghasilkan beberapa variasi menu.

Sumber: menlhk.go.id

Berita Terkait