81 tahun RI Disway

Gus Baha: Jangan Putus Asa dari Ampunan Allah, Dosa Sebesar Apa Pun Masih Ada Jalan Kembali

Gus Baha: Jangan Putus Asa dari Ampunan Allah, Dosa Sebesar Apa Pun Masih Ada Jalan Kembali

Ilustrasi pengajian Gus Baha. -Youtube--

MALANG, DISWAYMALANG.ID-- Rangkaian pembahasan KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha sampai pada persoalan yang paling dekat dengan manusia: dosa, taubat dan ampunan Allah.

Setelah membahas doa, rezeki halal, kemuliaan dan kemudahan beragama, Gus Baha membawa jamaah pada satu pesan penting: jangan sampai dosa membuat manusia putus asa dari rahmat Allah.

Bagi Gus Baha, manusia memang tidak luput dari kesalahan. Namun, kesalahan bukan alasan untuk berhenti mendekat kepada Allah.

Justru ketika menyadari dosa, seorang hamba memiliki kesempatan untuk kembali.

Al-Qur'an Melarang Manusia Berputus Asa

Landasan penting yang digunakan dalam pembahasan tentang ampunan adalah QS Az-Zumar ayat 53.

Allah Swt berfirman agar hamba-hamba-Nya yang melampaui batas terhadap dirinya sendiri tidak berputus asa dari rahmat Allah. Ayat itu kemudian menegaskan bahwa Allah mengampuni dosa-dosa karena Dia Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Ayat tersebut menunjukkan betapa luasnya pintu harapan bagi manusia.

Namun, ayat ini bukan berarti seseorang boleh sengaja melakukan dosa karena merasa pasti diampuni. Pesannya justru sebaliknya: orang yang sudah terlanjur berdosa tidak boleh menjadikan dosanya sebagai alasan untuk meninggalkan Allah.

Gus Baha: Jangan Sampai Merasa Tertutup

Dalam menjelaskan luasnya rahmat Allah, Gus Baha mengingatkan: “Jangan sampai kita merasa tertutup dari rahmat Allah.”

Pesan tersebut penting karena manusia sering memiliki dua sikap ekstrem.

Ketika merasa banyak dosa, seseorang bisa menganggap dirinya sudah tidak layak mendapatkan ampunan. Sebaliknya, ketika merasa rajin beribadah, seseorang dapat merasa dirinya pasti selamat.

Gus Baha mengajak umat berada di antara keduanya.

Takut kepada dosa, tetapi tetap berharap kepada rahmat Allah.

Merasa bersalah, tetapi tidak kehilangan keberanian untuk bertaubat.

Istighfar Penting, Tetapi Jangan “Gede Rumongso”

Gus Baha juga membahas pemahaman yang menurutnya keliru mengenai istighfar.

Sumber: youtube alur hidup

Berita Terkait