Veda Ega Pratama dan Catatan Bersejarahnya di Moto3, Bukan Jalan yang Singkat
Veda Ega Pratama mencatat sejarah di Moto3 setelah meraih podium Grand Prix Brasil 2026.-Ig Veda Ega Pratama-Ig Veda Ega Pratama
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Veda Ega Pratama menjadi salah satu pembalap muda Indonesia yang berhasil menembus persaingan Kejuaraan Dunia Moto3. Langkah tersebut menjadi hasil dari perjalanan panjang yang dimulai sejak kompetisi balap usia muda di Indonesia.
Nama Veda Ega Pratama semakin mendapat perhatian setelah mampu meraih podium di Grand Prix Brasil 2026. Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu finis di posisi ketiga dan mencatatkan pencapaian penting bagi Indonesia di ajang Grand Prix.
Sebelum berlaga di Moto3, Veda lebih dulu melewati sejumlah kompetisi pembinaan pembalap muda. Ia berkompetisi di Asia Talent Cup dan Red Bull MotoGP Rookies Cup. Pengalaman dari dua ajang tersebut menjadi bekal ketika Veda akhirnya naik ke level kejuaraan dunia.
Terjun ke dunia balap sejak kecil
Veda lahir pada 23 November 2008 dan merupakan putra mantan pembalap nasional Sudarmono. Sejak usia dini, ia sudah mengenal dunia balap motor dan mengikuti berbagai kompetisi di Tanah Air.
Lingkungan keluarga membuat Veda memiliki kesempatan untuk mengenal olahraga tersebut lebih dekat. Namun, kemampuan Veda berkembang melalui pengalaman langsung di lintasan dan berbagai kompetisi yang diikutinya.
Salah satu pencapaian awal yang penting datang pada 2023. Saat tampil di Idemitsu Asia Talent Cup, Veda mampu merebut gelar juara. Ia tampil kompetitif sepanjang musim dan berhasil mengamankan posisi teratas klasemen.
Gelar tersebut menjadi modal penting bagi Veda untuk melangkah ke kompetisi internasional yang lebih tinggi. Setelah bersaing di Asia, ia kemudian mendapatkan kesempatan tampil di Eropa melalui Red Bull MotoGP Rookies Cup.
Dua musim berkompetisi di Eropa
Veda menjalani musim pertamanya di Red Bull MotoGP Rookies Cup pada 2024. Ajang tersebut dikenal sebagai salah satu kompetisi pembinaan pembalap muda yang menjadi jalur menuju kelas-kelas Grand Prix.
Beradaptasi dengan sirkuit-sirkuit Eropa menjadi tantangan tersendiri bagi Veda. Ia harus menghadapi trek dengan karakter berbeda sekaligus bersaing dengan pembalap muda dari berbagai negara.
Pengalaman pada musim pertama menjadi bekal untuk tampil lebih baik pada 2025. Veda kemudian menunjukkan peningkatan performa dan mampu mengakhiri musim sebagai runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup.
Hasil tersebut memperkuat posisinya sebagai salah satu talenta muda yang memiliki peluang untuk melanjutkan karier ke kejuaraan dunia. Kesempatan itu akhirnya datang pada musim 2026 ketika Veda bergabung dengan Honda Team Asia di kelas Moto3.
Podium Grand Prix jadi tonggak penting
Musim Moto3 2026 menjadi pengalaman baru bagi Veda. Ia harus beradaptasi dengan motor, kompetisi, dan pola balapan yang berbeda dibandingkan ajang pembinaan yang sebelumnya diikuti.
Namun, Veda mampu menunjukkan kemampuan kompetitif sejak awal musim. Salah satu hasil penting diraih pada Grand Prix Brasil.
Dalam balapan tersebut, Veda mampu menyelesaikan perlombaan di posisi ketiga. Podium itu menjadi catatan penting karena menempatkannya sebagai pembalap Indonesia yang berhasil meraih podium dalam balapan Grand Prix.
Sumber: yt kilas pemuda












