81 tahun RI Disway

Dari Asia Talent Cup ke Moto3, Begini Perjalanan Veda Ega Pratama Menembus Balap Dunia

Dari Asia Talent Cup ke Moto3, Begini Perjalanan Veda Ega Pratama Menembus Balap Dunia

Veda Ega Pratama menembus Moto3 setelah melewati Asia Talent Cup dan Red Bull Rookies Cup.-Ig Veda Ega Pratama-Ig Veda Ega Pratama

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Nama Veda Ega Pratama semakin dikenal di panggung balap motor internasional. Pembalap muda asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tersebut berhasil menapaki jenjang kompetisi secara bertahap hingga akhirnya mendapat kesempatan berlaga di Kejuaraan Dunia Moto3 2026.

Perjalanan Veda Ega Pratama menuju Moto3 tidak hanya dibangun dari satu musim kompetisi. Ia melewati sejumlah kejuaraan pembinaan pembalap muda, mulai dari kompetisi di Indonesia, Asia Talent Cup, hingga Red Bull MotoGP Rookies Cup. Setiap jenjang menjadi bagian penting dalam prosesnya sebelum tampil di level Grand Prix.

Veda lahir pada 23 November 2008. Ia merupakan putra mantan pembalap nasional Sudarmono. Lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia balap membuat Veda mengenal olahraga tersebut sejak usia dini. Namun, perkembangannya sebagai pembalap tetap ditempa melalui kompetisi dan program pembinaan yang menjadi jalur menuju level internasional.

Mulai menunjukkan kemampuan sejak usia muda

Ketertarikan Veda terhadap balap motor sudah terlihat ketika masih kecil. Ia kemudian mengikuti berbagai kompetisi di Indonesia dan mengembangkan kemampuannya sebelum mendapatkan kesempatan tampil di ajang internasional.

Salah satu titik penting dalam kariernya terjadi ketika Veda mengikuti Idemitsu Asia Talent Cup. Kompetisi tersebut merupakan salah satu jalur pembinaan pembalap muda di kawasan Asia yang memberikan kesempatan bagi talenta-talenta potensial untuk bersaing dalam level yang lebih tinggi.

Pada musim 2023, Veda berhasil merebut gelar juara Asia Talent Cup. Penampilannya sepanjang musim menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya. Keberhasilan tersebut kemudian membawanya menuju kompetisi yang lebih kompetitif di Eropa.

Dua musim belajar di Eropa

Setelah sukses di Asia Talent Cup, Veda tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup pada 2024 dan 2025. Kompetisi ini mempertemukan pembalap-pembalap muda dari berbagai negara yang diproyeksikan menuju kejuaraan dunia.

Musim 2024 menjadi tahun pertamanya menghadapi karakter sirkuit Eropa. Veda harus beradaptasi dengan trek yang sebelumnya belum banyak dikenalnya sekaligus menghadapi lawan-lawan dengan pengalaman kompetitif yang berbeda.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi modal penting untuk musim berikutnya. Pada 2025, Veda mampu meningkatkan performanya dan mengakhiri kompetisi sebagai runner-up klasemen Red Bull MotoGP Rookies Cup.

Hasil itu memperlihatkan perkembangan Veda setelah dua musim berkompetisi di Eropa. Ia tidak hanya mendapatkan pengalaman mengendarai motor di berbagai sirkuit, tetapi juga terbiasa menghadapi persaingan ketat dengan pembalap muda dari berbagai negara.

Mendapat kesempatan menuju Moto3

Performa di Red Bull MotoGP Rookies Cup membuka peluang lebih besar bagi Veda untuk naik ke level Kejuaraan Dunia. Pada 2026, ia mendapatkan kesempatan memperkuat Honda Team Asia di kelas Moto3.

Moto3 merupakan salah satu kelas dalam rangkaian Grand Prix yang menjadi tahap penting bagi pembalap muda sebelum menuju Moto2 dan MotoGP. Karena itu, musim 2026 menjadi fase baru bagi Veda untuk mengembangkan kemampuan dalam kompetisi dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.

Adaptasinya di Moto3 kemudian mendapat perhatian setelah Veda mampu meraih hasil positif pada awal musim. Ia tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk menunjukkan kecepatannya di tengah persaingan pembalap internasional.

Salah satu pencapaian terbesar datang ketika Veda berhasil finis di posisi ketiga pada Grand Prix Brasil. Hasil tersebut menjadi podium pertamanya di kelas Grand Prix sekaligus catatan bersejarah bagi Indonesia.

Sumber: yt kilas pemuda