2 tahun Disway Malang

43 Pasangan Ramaikan Padel Merdeka Kota Batu, Forkopimda Plus Adu Sportivitas

43 Pasangan Ramaikan Padel Merdeka Kota Batu, Forkopimda Plus Adu Sportivitas

Wali Kota Batu Batu Nurochman berpasangan dengan Wakil wali kota Batu Heli Suyanto dalam turnamen olahraga Padel di The Court Singhasari Resort, Rabu (26/8/2026). -Sholeh/Diswaymalang -

BATU, DISWAYMALANG.ID– Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Batu punya cara berbeda tahun ini. Jajaran Forkopimda plus memilih mencairkan suasana birokrasi lewat turnamen olahraga Padel di The Court Singhasari Resort, Rabu (26/8/2026). 

Turnamen ini mempertemukan 43 pasangan dari berbagai OPD dan instansi di Kota Batu. Jumlah itu jauh di atas target awal panitia yang hanya memprediksi 30 pasangan.

Wali Kota Batu Nurochman atau Cak Nur menyebut turnamen ini bukan sekadar lomba. Lebih dari itu, padel dijadikan sarana membangun keakraban dan sinergi antar pimpinan daerah.

BACA JUGA:14.225 Keluarga di Kota Batu Dapat Bantuan Beras 30 Kg Sekaligus

“Melalui Padel Merdeka kita merayakan dan mensyukuri kemerdekaan ke-81. Kita main bareng Forkopimda Plus. Harapannya setelah ini kita lebih sportif, lebih semangat, dan lebih fresh dalam menjalankan tugas,” katanya.

Bagi Cak Nur, kebersamaan di luar jam kerja penting untuk memperkuat kolaborasi pemerintahan. Suasana santai di lapangan dinilai bisa membuat komunikasi antar instansi jadi lebih cair.

“Ini untuk hospitality dan keakraban. Tujuannya menguatkan sinergitas dan kolaborasi kita dalam menjalankan kewajiban di pemerintahan,” tambahnya.

Cak Nur sendiri mengaku cepat beradaptasi dengan padel karena basic-nya mirip tenis. Dengan semangat sportivitas dari lapangan padel, ia berharap energi positif itu terbawa hingga ke pelayanan publik sehari-hari.

“Prinsipnya sama-sama pakai raket. Jadi penyesuaiannya lebih mudah,” ujarnya.

BACA JUGA:Bantuan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan di Kota Malang, 606 Warga Polowijen Kebagian

Ketua Pelaksana, Wendy Prianta, mengaku kaget dengan antusiasme peserta. 43 pasangan mendaftar, termasuk dari wilayah desa seperti Sumber Brantas, Bulukerto, dan Sumbergondo.

“Ini luar biasa. Animo teman-teman SKPD di luar ekspektasi kami. Dari target 30-an, ternyata jadi 43 pasang,” ungkap ungkapnya.

Menurut Wendy, tingginya minat ini jadi bukti bahwa padel mulai diterima di Kota Batu. Tidak hanya jadi olahraga rekreasi, Wendy berharap ke depan padel bisa melahirkan atlet berprestasi. Apalagi cabang ini akan dipertandingkan di Porprov Jatim 2027.

Sumber:

Berita Terkait