Bingung Mulai Hobi Bonsai? 5 Tanaman Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Pemula
Ingin mulai hobi bonsai? Kenali lima pilihan yang relatif mudah dipelajari pemula, dari ficus, juniper, Chinese elm, jade hingga Carmona.-Yt EKO AZIZ-Yt EKO AZIZ
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Memulai hobi bonsai tidak harus langsung menggunakan tanaman yang membutuhkan perawatan rumit. Bagi penghobi yang baru belajar, memilih tanaman dengan karakter relatif adaptif bisa menjadi langkah awal untuk memahami teknik dasar perawatan dan pembentukan.
Ada sejumlah jenis bonsai untuk pemula yang cukup populer karena memiliki karakter berbeda dan dapat dikembangkan menjadi tanaman mini dengan tampilan menarik. Ficus, juniper, Chinese elm, Portulacaria afra, dan Carmona merupakan lima tanaman yang dapat dipertimbangkan.
Meski tergolong lebih mudah dipelajari, bukan berarti tanaman tersebut dapat dibiarkan tanpa perawatan. Kebutuhan cahaya, air, media tanam, pemangkasan, serta sirkulasi udara tetap perlu disesuaikan dengan masing-masing jenis.
Ficus punya daya adaptasi yang baik
Ficus menjadi salah satu pilihan yang cukup dikenal dalam dunia bonsai. Kelompok tanaman ini memiliki banyak jenis yang dapat dikembangkan sebagai bonsai, termasuk Ficus retusa dan ficus ginseng.
Ficus retusa memiliki karakter batang dan percabangan yang menarik untuk dikembangkan. Sementara ficus ginseng dikenal dengan bentuk pangkal batangnya yang besar dan khas.
Bagi pemula, ficus dapat menjadi media untuk belajar memangkas dan mengatur percabangan. Tanaman tetap membutuhkan cahaya yang cukup agar pertumbuhan berlangsung dengan baik.
Juniper menarik untuk latihan pembentukan
Juniper mempunyai karakter visual yang berbeda dari ficus. Daunnya yang khas serta struktur percabangannya membuat tanaman ini banyak digunakan dalam seni bonsai.
Procumbens juniper dan Blue Star juniper termasuk jenis yang dapat dijumpai dalam koleksi bonsai. Cabangnya dapat diarahkan melalui teknik pemangkasan dan pengawatan.
Namun, penempatan juniper perlu diperhatikan. Tanaman ini membutuhkan kondisi lingkungan yang sesuai, terutama berkaitan dengan cahaya dan sirkulasi udara. Media tanam juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu basah.
Chinese elm punya daun kecil
Chinese elm atau Ulmus parvifolia menjadi pilihan menarik karena memiliki daun relatif kecil dan percabangan yang dapat dibuat rimbun.
Karakter tersebut membantu penghobi membentuk tajuk bonsai dengan lebih terarah. Pemangkasan dapat dilakukan untuk mengontrol pertumbuhan cabang sekaligus menjaga proporsi tanaman.
Chinese elm juga tetap membutuhkan perawatan rutin. Penghobi perlu memperhatikan kondisi media, pencahayaan, dan kebutuhan air sesuai lingkungan tempat tanaman tumbuh.
Jade cocok bagi yang menyukai tanaman sukulen
Portulacaria afra atau jade memiliki karakter berbeda karena termasuk tanaman sukulen. Tanaman ini menyimpan air sehingga kebutuhan penyiramannya tidak sama dengan tanaman yang membutuhkan kelembapan lebih tinggi.
Jade memiliki daun kecil dengan batang yang dapat berkembang dan membentuk karakter menarik. Tanaman ini juga bisa ditempatkan di dalam ruangan selama memperoleh pencahayaan yang memadai.
Sumber: yt eko aziz











