Proyek Tol Malang-Selatan Makin Serius, FS Ditarget Rampung Desember 2026
Proyek Jalan Tol Kabupaten Malang--
KEPANJEN, DISWAYMALANG.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus memastikan kesiapan lahan di tingkat desa. Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberlanjutan pembangunan yang dilakukan secara bertahap karena kesiapan lahan di masing-masing desa belum seragam.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan proses pembangunan memang tidak dapat dilakukan secara serentak. Hal itu disebabkan kesiapan lahan yang berbeda-beda di setiap desa.
“Proses ini memang tidak bisa serentak karena start-nya juga tidak serentak, sesuai dengan ketersediaan lahan yang disiapkan oleh masing-masing pemerintah desa,” ujar Khairul dalam keterangannya di Kabupaten Malang, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, berdasarkan koordinasi dengan Agrinas, pemerintah desa diminta secara bertahap kembali menyiapkan lahan yang belum tersedia maupun belum terbangun. Saat ini, masih terdapat sekitar 64 desa yang belum memiliki lahan siap untuk pembangunan.
“Dari Agrinas menyampaikan kepada kita, secara bertahap kita diperintahkan untuk menambah atau menyiapkan lagi lahan-lahan yang belum terbangun. Masih ada 64 desa lagi yang belum terbangun atau belum ada lahan yang siap untuk dibangun,” jelasnya.
Karena itu, DPUBM Kabupaten Malang akan kembali berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan kesiapan lahan dan keberlanjutan pembangunan tersebut.
Khairul juga menyebut program tersebut memiliki target nasional yang cukup besar pada 2026. Secara nasional, pembangunan ditargetkan mencapai sekitar 40 ribu titik.
Sementara itu, progres pembangunan yang telah berjalan secara nasional diperkirakan sudah mencapai kisaran 30 ribu hingga 35 ribu titik. Khairul mengaku belum dapat memastikan angka persisnya.
“Target secara nasional di 2026 ini ada 40 ribu titik. Sementara sekarang yang terbangun sekitar 30-an ribu, kalau tidak salah sekitar 35 ribu. Saya lupa jumlah pastinya,” katanya.
BACA JUGA:Warga Sukoanyar Pakis Pamer Kostum Kreatif di Gerak Jalan Indah HUT RI ke-81
Jalan Tol Malang dan Konektivitas Selatan
Di sisi lain, rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan kawasan Surabaya–Malang hingga wilayah selatan Kabupaten Malang juga mulai memasuki tahapan kajian lebih lanjut.
Basic design dan feasibility study (FS) ditargetkan rampung sekitar Desember 2026. Kajian tersebut nantinya menjadi dasar untuk menentukan apakah rencana pembangunan jalan tol memenuhi standar kelayakan pembangunan jalan tol.
Sumber:











