81 tahun RI Disway

16 Kali Juara Best Supporter, Ini Rahasia Koreo Spektakuler Bhawikarsu

16 Kali Juara Best Supporter, Ini Rahasia Koreo Spektakuler Bhawikarsu

Koreo peta yang menggambarkan perjalanan dari alur cerita yang akan dibawakan oleh suporter SMAN 3 Malang. -Dbl.id--

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Tribun GOR Ken Arok MALANG kembali berubah menjadi panggung pertunjukan saat suporter SMAN 3 MALANG, Bhawikarsu, menampilkan koreografi spektakuler dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.

Bukan sekadar mengejar kemegahan visual, Bhawikarsu menyusun aksi tribun dengan konsep yang memiliki alur cerita. Musim ini, mereka mengajak penonton menyelami kisah empat raja legendaris dunia melalui rangkaian koreo 3D, 4D, giant flag, hingga koreo kertas.

Konsep tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjalanan Bhawikarsu mempertahankan predikat Best Supporter yang telah diraih selama 16 musim berturut-turut di ajang DBL East Java-South.

Empat Raja Jadi Inspirasi Bhawikarsu

Koordinator Suporter Bhawikarsu Wisnu Dwi Satyayudha menjelaskan, konsep musim ini terinspirasi dari ornamen kartu remi Raja atau King.

Empat tokoh yang diangkat adalah Alexander the Great, Charlemagne, Konstantinus Agung, dan Julius Caesar. Masing-masing memiliki karakter serta nilai kepemimpinan yang ingin disampaikan kepada penonton.

Bhawikarsu menyampaikan pesan tersebut melalui dua maskot kebanggaan mereka, Oscar dan Oliv. Keduanya digambarkan melakukan perjalanan untuk mempelajari nilai-nilai dari para raja tersebut.

Pada gim ketiga SMAN 3 Malang, Kamis, 20 Agustus 2026, giliran Raja Charlemagne yang menjadi pusat cerita.

Charlemagne dikenal sebagai sosok yang lekat dengan nilai kedamaian dan persatuan. Konsep itu diterjemahkan Bhawikarsu melalui koreo kertas bertuliskan "Peace Makes Us Stronger".

Pesan tersebut menekankan bahwa perdamaian dan kebersamaan dapat menjadi sumber kekuatan.

Ada Elang 4D di Tribun


Koreo 4D milik SMAN 3 Malang yang terlihat di sisi timur tribun GOR Ken Arok, Malang, pada 20 Agustus 2026. -Dbl.id--

Aksi tribun kemudian dibuat semakin dramatis dengan kemunculan giant flag yang menampilkan sosok Charlemagne bersama burung elang.

Tidak berhenti pada visual tersebut, Bhawikarsu menghadirkan koreo 4D berbentuk elang yang seolah-olah terbang di atas tribun.

Menurut Wisnu, elang memiliki kaitan dengan kisah Charlemagne sebagai pembawa pesan antarkerajaan. Karena itu, visual elang digunakan sebagai simbol penyebaran pesan kedamaian.

Menariknya, konsep tersebut bukan berdiri sendiri. Aksi tribun sejak gim pertama hingga gim ketiga dibuat saling terhubung melalui konsep koreo peta.

Perjalanan Dimulai dari SMAN 3 Malang

Sumber: dbl.id

Berita Terkait