Khofifah Ungkap Potensi Lulusan Taruna Nala, Bisa Berkarier di Ekonomi hingga Teknologi
Gubernur Jatim Meresmikan Sarana dan Prasarana SMAN Taruna Nala--
KEDUNGKANDANG, DISWAYMALANG.ID — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong lulusan SMA Taruna Nala Jawa Timur tidak hanya berorientasi melanjutkan pendidikan ke akademi TNI dan Polri. Para taruna dan taruni juga diharapkan mampu mengisi berbagai sektor strategis sesuai kompetensi, minat, bakat, dan spesialisasi masing-masing.
Hal tersebut disampaikan Khofifah saat mengunjungi SMAN Taruna Nala Jawa Timur di Kota Malang, Kamis (20/8/2026),
Khofifah mengakui keberhasilan lulusan sekolah ketarunaan yang diterima di Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), maupun Akademi Kepolisian (Akpol) merupakan capaian membanggakan. Namun, menurutnya, pendidikan ketarunaan harus membuka peluang karier yang lebih luas.
“Alhamdulillah, sekolah kedinasan di Akademi TNI maupun kepolisian juga luar biasa. Mudah-mudahan anak-anak kita terus tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang bisa memimpin berbagai sektor di negeri ini pada saatnya,” ujar Khofifah.
Menurut dia, diversifikasi profesi menjadi kebutuhan agar lulusan memiliki kesempatan mengembangkan potensi sesuai kemampuan dan passion masing-masing.
BACA JUGA:Pelatihan Ekspor BRI Peduli Buka Jalan UMKM Papua Menembus Pasar Australia hingga AS
Khofifah mencontohkan pengalaman saat Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, memberikan program BI Mengajar di SMA Taruna Nala.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa disebut aktif mengajukan pertanyaan terkait kondisi ekonomi dan peran Bank Indonesia. Hal itu dinilai menunjukkan bahwa siswa sekolah ketarunaan juga memiliki potensi besar untuk mengembangkan karier di luar sektor pertahanan dan keamanan.
“Anak-anak tanya sangat fokus hal yang terkait dengan peran Bank Indonesia pada konstelasi ekonomi seperti sekarang,” katanya.
Karena itu, Khofifah mendorong pemetaan potensi melalui Talent DNA agar tidak hanya diarahkan untuk memilih sekolah kedinasan, tetapi juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan siswa pada bidang-bidang lain.
Menurutnya, lulusan sekolah taruna juga dapat dipersiapkan untuk menjadi profesional di sektor ekonomi, perbankan, teknologi maupun bidang strategis lainnya.
“Di hari ini rasanya kita sudah harus mulai membuat diversifikasi profesi lebih banyak lagi,” tegasnya.
Bangun Ekosistem Sekolah Ketarunaan
Sumber:











