FIFA ASEAN Cup Disebut Terbesar Kedua, Data Peserta dan Hadiahnya Justru Jadi Sorotan
FIFA ASEAN Cup disebut sebagai turnamen besar di bawah FIFA. Namun, data peserta, jangkauan dan hadiah perlu dilihat secara objektif.-Yt Starting Eleven-Yt Starting Eleven
MALANG, DISWAYMALANG.ID - FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi perbincangan setelah Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut kompetisi tersebut sebagai salah satu event besar yang berada di bawah FIFA. Pernyataan itu muncul saat Indonesia bersiap menjadi tuan rumah edisi perdana turnamen tersebut.
FIFA ASEAN Cup memang memiliki keunikan karena digelar sebagai kompetisi regional yang berada dalam kerangka FIFA. Status tersebut membuat turnamen ini berbeda dari ASEAN Championship atau Piala AFF yang berada di bawah AFF.
Namun, penyebutan FIFA ASEAN Cup sebagai turnamen terbesar setelah Piala Dunia perlu dilihat secara hati-hati. Hingga edisi pertama digelar, belum tersedia data historis yang cukup untuk membandingkan jumlah penonton, nilai siaran, maupun dampak komersialnya dengan kompetisi FIFA lainnya.
Jumlah Peserta Masih Terbatas
FIFA ASEAN Cup edisi perdana dirancang dengan melibatkan 14 negara. Peserta tersebut terdiri dari negara-negara Asia Tenggara dan beberapa tim undangan.
Jumlah tersebut menunjukkan bahwa cakupan kompetisinya masih terbatas dibandingkan sejumlah turnamen FIFA yang memiliki peserta dari berbagai kawasan dunia.
Sebagai perbandingan, FIFA Club World Cup 2025 diikuti 32 klub dari enam konfederasi. Turnamen tersebut mempertemukan klub-klub dari Eropa, Amerika Selatan, Asia, Afrika, Amerika Utara dan Tengah, serta Oseania.
Perbedaan cakupan tersebut membuat kedua kompetisi memiliki karakter yang berbeda. FIFA ASEAN Cup lebih berorientasi pada persaingan regional, sedangkan Piala Dunia Antarklub memiliki cakupan global.
Karena FIFA ASEAN Cup baru pertama kali digelar, perbandingan dari sisi jumlah penonton juga belum dapat dilakukan secara adil. Data aktual baru dapat terlihat setelah turnamen berlangsung.
Hadiah Bukan Ukuran Tunggal
Nilai hadiah juga menjadi salah satu aspek yang sering digunakan untuk menggambarkan skala sebuah kompetisi. FIFA ASEAN Cup menawarkan hadiah yang cukup menarik bagi peserta.
Namun, nilai hadiah tidak dapat menjadi satu-satunya ukuran untuk menentukan posisi sebuah turnamen di antara kompetisi FIFA lainnya.
Popularitas, jumlah peserta, kualitas tim, nilai hak siar, jumlah penonton, sejarah kompetisi, serta jangkauan global juga berperan dalam menentukan besarnya sebuah event olahraga.
Karena itu, klaim mengenai posisi FIFA ASEAN Cup sebaiknya tidak dipahami sebagai peringkat resmi yang dikeluarkan FIFA.
Status Resmi Jadi Daya Tarik Utama
Terlepas dari perdebatan soal skala, status resmi FIFA menjadi nilai penting bagi peserta. Pertandingan dalam kalender FIFA memberi kesempatan kepada negara peserta untuk memanggil pemain yang memperkuat klub di luar negeri.
Keuntungan ini sangat relevan bagi Timnas Indonesia. Skuad Garuda memiliki sejumlah pemain yang berkarier di Eropa dan kompetisi luar negeri lainnya.
Sumber: yt starting eleven











