81 tahun RI Disway

Pala Jawa yang Diteliti Akademisi UM Ternyata Bukan Pala Dapur, Ini Profil dan Potensinya

Pala Jawa yang Diteliti Akademisi UM Ternyata Bukan Pala Dapur, Ini Profil dan Potensinya

Universitas Negeri Malang (UM) mengungkap 123 sinyal metabolit pada daun pala Jawa (Myristica teysmannii) --

MALANG, DISWAYMALANG.ID-- Nama pala selama ini identik dengan rempah yang digunakan untuk memasak, membuat minuman hingga berbagai produk herbal. Namun, ada jenis pala lain yang memiliki karakter berbeda. Namanya Pala Jawa (Myristica teysmannii), tumbuhan endemik yang kini menjadi objek penelitian akademisi Universitas Negeri Malang (UM).

Pala Jawa bukan jenis pala yang lazim digunakan sebagai bumbu dapur. Spesies ini merupakan tumbuhan asli Pulau Jawa dengan persebaran terbatas dan menghadapi ancaman terhadap kelestariannya.

Penelitian terbaru UM menemukan 123 sinyal metabolit pada daun Pala Jawa yang tumbuh di kawasan Hutan Lindung Pesisir Pantai Selatan Kabupaten Malang. Temuan tersebut menjadi bagian dari upaya akademisi UM untuk memahami karakter kimia, habitat dan potensi konservasi tumbuhan tersebut.

Siapa Penemu Pertama Pala Jawa?

Secara ilmiah, Myristica teysmannii pertama kali dideskripsikan dan dipublikasikan pada 1858 oleh ahli botani Friedrich Anton Wilhelm Miquel.

Nama ilmiah tersebut kemudian menggunakan epitet teysmannii, yang berkaitan dengan Johannes Elias Teijsmann, seorang botanis yang aktif melakukan koleksi tumbuhan di wilayah Hindia Belanda.

BACA JUGA:Riset UM Ungkap 123 Sinyal Metabolit Pala Jawa, Jejak Kimia Tumbuhan Langka di Malang Selatan

Karena itu, terdapat perbedaan antara orang yang pertama kali mendeskripsikan secara ilmiah dengan tokoh yang namanya digunakan dalam nama spesies.

Miquel merupakan pihak yang menerbitkan deskripsi dan nama ilmiah Myristica teysmannii. Sementara Teijsmann tercatat dalam sejarah koleksi spesimen tumbuhan tersebut.

Seperti Apa Pala Jawa?

Pala Jawa merupakan pohon dari famili Myristicaceae dan termasuk genus Myristica. Tumbuhan ini memiliki habitat alami di Pulau Jawa, termasuk kawasan hutan yang masih memiliki kondisi lingkungan sesuai untuk pertumbuhannya.

Di sejumlah daerah, Pala Jawa juga dikenal dengan sejumlah nama lokal, antara lain Durenan, Palan, Kosar dan Kayu Resep.

Buahnya berbentuk bulat hingga lonjong. Ketika matang, buah dapat berwarna kekuningan dan memiliki karakter khas dari kelompok tumbuhan pala.

Pala Jawa juga memiliki karakter berbeda dari pala rempah yang selama ini lebih dikenal masyarakat.

Apakah Pala Jawa Bisa Jadi Bumbu Masakan?

Pala Jawa tidak dapat begitu saja disamakan dengan pala yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan.

Rempah pala yang umum digunakan dalam kuliner berasal dari Myristica fragrans, terutama bagian biji dan fuli. Spesies tersebut berbeda dengan Myristica teysmannii.

Sumber: dirangkum dari berbagai sumber

Berita Terkait