Kosayu Punya 4 Pelatih Spesialis dan Rapor Pemain, Bidik Gelar DBL East Java 2026
Tim putra SMA Kolese Santo Yusup Malang (jersei terang) saat menjalani laga perdana kontra SMAN 9 Malang di GOR Ken Arok, Malang, pada 16 Agustus 2026. -dbl.id--
MALANG, DISWAYMALANG.ID--SMA Kolese Santo Yusup Malang atau Kosayu melakukan pembenahan besar untuk menghadapi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South. Tak hanya memperkuat skuad, Kosayu juga merombak struktur kepelatihan dengan menghadirkan empat pelatih yang memiliki tugas berbeda.
Empat nama tersebut yakni Yosef Aditya Mangkung sebagai kepala pelatih putra, Mey Putridiana sebagai kepala pelatih putri, Ronaldo Julio atau Coach Dodo sebagai pelatih statistik, serta Firman Budiansyah Putra yang menangani strength and conditioning.
Langkah tersebut membuat pengelolaan tim basket Kosayu semakin menyerupai sistem klub profesional. Evaluasi pemain tidak hanya berdasarkan performa ketika bertanding, tetapi juga menggunakan data perkembangan fisik dan teknik.
Kosayu Rekrut Empat Pelatih Spesialis

Barisan pelatih dan manajerial tim basket SMA Kolese Santo Yusup Malang. Dari kiri, Coach Firman, Mangkung, Mey dan Diaz. -Dbl.id--
Perombakan kepelatihan menjadi bagian dari strategi Kosayu untuk meningkatkan kualitas pembinaan pemain.
Manajer Tim Basket Kosayu Yoseph Diaz atau Romo Diaz menjelaskan, keberadaan empat pelatih baru didorong kebutuhan untuk memberikan pendampingan yang lebih komprehensif.
Menurutnya, pembinaan pemain tidak cukup hanya mengandalkan strategi pertandingan. Aspek fisik, kebugaran hingga evaluasi statistik juga perlu mendapatkan perhatian.
"Tahun ini Kosayu memang ada perombakan kepelatihan. Ada empat pelatih baru. Kita melihat perlunya pendampingan secara fisik dan kebugaran, serta evaluasi berbasis statistik," ujar Romo Diaz.
Mey Putridiana dipercaya menangani tim putri. Pengalaman Mey juga bukan sekadar di level sekolah. Pada 2026, ia tercatat menjadi satu-satunya pelatih perempuan yang terpilih dalam Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star.
Sementara itu, Coach Dodo mendapat peran yang cukup unik. Ia bertugas mengolah statistik pemain sehingga proses evaluasi dapat dilakukan berdasarkan data.
Pemain Kosayu Punya Rapor Perkembangan
Sistem evaluasi berbasis data menjadi salah satu perubahan paling menonjol di Kosayu.
Setiap pemain mendapatkan rapor perkembangan yang memuat evaluasi aspek fisik dan teknik. Rapor tersebut tidak hanya diberikan kepada pemain yang masuk skuad DBL, tetapi juga pemain yang belum lolos.
Orang tua pemain turut mendapatkan hasil evaluasi tersebut. Dengan demikian, perkembangan pemain dapat dipantau secara lebih terbuka dan terukur.
Evaluasi dilakukan secara berkala. Data dikumpulkan dari latihan, pertandingan uji coba hingga rangkaian kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.
Sumber: dbl.id dan berbagai sumber lain











