81 tahun RI Disway

Persib Bersiap Hadapi Musim 2026-2027, Kompetisi Asia Jadi Tantangan Besar

Persib Bersiap Hadapi Musim 2026-2027, Kompetisi Asia Jadi Tantangan Besar

Persib musim 2026-2027 menghadapi agenda domestik dan Asia. Penataan skuad, finansial, serta persiapan kompetisi menjadi perhatian utama.-Yt Populer Zone-Yt Populer Zone

BANDUNG, DISWAYMALANG.ID - Persib Bandung mulai mematangkan persiapan menghadapi musim 2026-2027. Setelah melalui rangkaian agenda pramusim, Maung Bandung harus menyiapkan skuad untuk menghadapi kompetisi domestik sekaligus persaingan di level Asia.

Persib musim 2026-2027 akan menjadi periode penting bagi klub. Selain mempertahankan performa di kompetisi domestik, Persib juga kembali membawa nama Indonesia dalam persaingan antarklub Asia melalui AFC Champions League Two (ACL Two).

Persiapan tersebut membuat manajemen harus bekerja pada beberapa sektor sekaligus. Komposisi pemain, agenda pertandingan, kebutuhan operasional, hingga aspek komersial klub harus dipersiapkan sebelum kompetisi berlangsung.

Kompetisi Asia menambah beban pertandingan

Kehadiran Persib di kompetisi Asia membuat kebutuhan terhadap kedalaman skuad menjadi semakin penting. Pertandingan domestik dan Asia dapat membuat jadwal tim menjadi lebih padat.

Dalam kondisi tersebut, pelatih membutuhkan sejumlah pilihan pemain di setiap posisi. Rotasi menjadi salah satu cara untuk menjaga kondisi pemain ketika harus menjalani pertandingan dalam waktu berdekatan.

Karena itu, manajemen tidak hanya melihat kualitas pemain inti. Kedalaman skuad juga menjadi faktor penting dalam menentukan kesiapan Persib menghadapi musim panjang.

Persib juga harus memperhitungkan perjalanan dan kebutuhan logistik ketika tampil di kompetisi internasional. Semua aspek tersebut membutuhkan persiapan dan anggaran yang tidak sedikit.

Penataan pemain terus berjalan

Persiapan musim baru turut diikuti dengan penataan komposisi pemain. Persib mengambil keputusan untuk meminjamkan sejumlah pemain ke klub lain.

Henhen Herdiana menjadi salah satu pemain yang dipinjamkan, yakni ke PSM Makassar. Sementara Alhamra Hehanusa dipinjamkan ke Garuda Yaksa FC.

Kebijakan tersebut dapat memberikan kesempatan bagi pemain untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Di sisi lain, Persib dapat menjaga jumlah pemain agar sesuai dengan kebutuhan tim.

Peminjaman juga bukan berarti pemain tersebut tidak lagi menjadi bagian dari rencana jangka panjang klub. Status dan masa depan pemain tetap bergantung pada kesepakatan serta evaluasi berikutnya.

Kondisi finansial ikut menjadi perhatian

Selain persoalan teknis, Persib perlu memastikan kondisi finansial tetap sehat. Kompetisi Asia memberikan peluang pemasukan tambahan, tetapi juga meningkatkan kebutuhan operasional.

Dalam informasi yang beredar, Persib memiliki sejumlah potensi pemasukan dari kompetisi yang diikuti. Pemasukan tersebut dapat berasal dari hadiah, participation fee, bonus performa, hingga aktivitas komersial.

Namun, nominal yang diperoleh tidak otomatis menjadi anggaran transfer pemain. Klub masih harus memenuhi berbagai kebutuhan seperti gaji pemain dan staf, perjalanan, latihan, bonus, serta operasional pertandingan.

Sumber: youtube populer zone