Nurochman Ingin Pasar Bunga Sidomulyo Disentralisasi, Jalan Bukit Berbunga Jadi Destinasi Wisata
Kondisi Trotoar Jalan Bukit Berbunga Desa Sidomulyo kecamatan Batu Kota Batu -Sholeh/Diswaymalang -
BATU, DISWAYMALANG.ID - Wali Kota Batu Nurochman mendorong penataan kawasan Jalan Bukit Berbunga, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, agar tidak hanya menjadi jalur perdagangan tanaman hias, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata bunga.
Menurut Nurochman, penataan kawasan perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain pembangunan pedestrian di sisi kiri dan kanan jalan, keberadaan pedagang bunga yang selama ini tersebar di sepanjang Jalan Bukit Berbunga juga perlu ditata dan diarahkan ke satu kawasan yang lebih terpusat.
Gagasan tersebut dinilai dapat memperkuat daya tarik pasar bunga Sidomulyo sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. Jalan Bukit Berbunga sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu sentra penjualan bunga dan tanaman hias di Kota Batu.
Pedagang Bunga Diusulkan Terpusat
Nurochman mengatakan, sentralisasi pedagang bunga dapat menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertata, bersih dan memiliki identitas kuat.
BACA JUGA:MBG di Kota Batu Didorong Libatkan UMKM Lokal
"Kalau kemudian pasar-pasar bunga yang ada di sepanjang Jalan Bukit Berbunga itu bisa dicarikan tempat di desa, disentralkan dengan tempat yang tertata, terkelola, dan ikonik, itu akan menarik wisatawan," ujarnya, Jumat (12/8/2026).
Menurutnya, konsep tersebut tidak sekadar memindahkan pedagang dari satu tempat ke tempat lain. Pemerintah ingin menciptakan kawasan yang mampu menggabungkan aktivitas perdagangan bunga dengan pengalaman wisata.
Salah satu contoh yang pernah ditawarkan Pemkot Batu adalah pola kerja sama dengan Batu Love Garden (Baloga). Kawasan perdagangan bunga dapat dipadukan dengan pertunjukan atau aktivitas yang berkaitan dengan tanaman sehingga wisatawan tidak hanya datang untuk membeli bunga.
"Mereka bisa bikin, biasanya di Baloga kan cocok. Tanaman bunga yang ada di sekitar itu bisa dijual sambil bekerja sama. Itu salah satu yang kami rekomendasikan," katanya.
Akses Jadi Tantangan
Nurochman mengungkapkan, gagasan mengenai kawasan khusus pedagang bunga sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya pernah muncul wacana menempatkan pedagang di sekitar Hotel Batu Suki.
Namun, rencana tersebut menghadapi kendala akses masuk yang dinilai terlalu sempit.
"Saat itu aksesnya kecil, itu yang perlu pemikiran serius. Semoga pak Kepala Desa Sidomulyo yang baru nanti berpikir jeli melihat potensi itu. Nanti semuanya semakin keren kalau pada akhirnya bersih, tertata, indah," ujarnya.
BACA JUGA:Kota Batu Bebaskan Denda 5 Jenis Pajak hingga 31 Agustus
Karena itu, penentuan lokasi baru membutuhkan kajian yang matang, terutama menyangkut akses kendaraan, kenyamanan pengunjung, kepentingan pedagang serta keterhubungan dengan kawasan pertanian bunga di Sidomulyo.
Pedestrian Bisa Jadi Ruang Wisata
Selain pasar bunga, Nurochman menyoroti pentingnya penataan pedestrian di sepanjang Jalan Bukit Berbunga.
Sumber:









