81 tahun RI Disway

Dari Bangkrut ke Serie A, Transformasi Como 1907 Bikin Publik Italia Terkejut

Dari Bangkrut ke Serie A, Transformasi Como 1907 Bikin Publik Italia Terkejut

Como 1907 bangkit dari kebangkrutan hingga kembali ke Serie A. Dukungan keluarga Hartono menjadi bagian penting dalam pembangunan klub asal Italia tersebut.-Yt GARUDA TIMNAS-Yt GARUDA TIMNAS

MALANG, DISWAYMALANG.ID - Como 1907 kini menjadi salah satu klub yang paling menarik perhatian di sepak bola Italia. Perjalanan mereka terasa istimewa karena klub ini tidak lahir dari dominasi gelar atau sejarah panjang di papan atas, melainkan dari proses kebangkitan setelah mengalami masa-masa sulit.

Dalam beberapa tahun terakhir, perubahan besar terjadi di tubuh Como 1907. Klub asal Kota Como tersebut berhasil kembali ke Serie A dan mulai membangun fondasi yang jauh lebih kuat. Kehadiran keluarga Hartono dari Indonesia sebagai pemilik menjadi salah satu faktor yang membuat proyek Como semakin disorot.

Namun, kisah Como bukan sekadar cerita mengenai klub yang memiliki pemilik kaya. Ada perubahan menyeluruh yang terjadi, mulai dari struktur tim, fasilitas, strategi perekrutan pemain hingga cara klub membangun hubungan dengan kota tempat mereka bermarkas.

Perjalanan Panjang Setelah Kebangkrutan

Como 1907 pernah berada dalam kondisi yang sangat jauh dari level Serie A. Klub tersebut bahkan mengalami kebangkrutan dan harus menjalani perjalanan dari kompetisi kasta bawah.

Kondisi itu membuat masa depan Como sempat terlihat tidak menjanjikan. Namun, perlahan klub mampu bangkit dan kembali melewati berbagai tingkatan kompetisi Italia.

Keberhasilan kembali ke Serie A kemudian menjadi titik penting dalam sejarah modern Como. Mereka tidak lagi hanya berusaha menyelamatkan klub, tetapi mulai membangun proyek dengan target yang lebih besar.

Sentuhan Keluarga Hartono

Perubahan Como semakin menarik setelah kepemilikan keluarga Hartono.

Keluarga Hartono, yang dikenal melalui Grup Djarum, memberikan dukungan finansial bagi pengembangan klub. Dengan sumber daya tersebut, Como memiliki kesempatan untuk memperbaiki berbagai sektor yang sebelumnya sulit dikembangkan ketika klub berada dalam kondisi finansial terbatas.

Kekayaan pemilik menjadi modal penting, tetapi pengelolaannya tetap menjadi faktor utama.

Como tidak memilih jalan pintas dengan memborong pemain mahal. Sebaliknya, klub berusaha mengembangkan struktur yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Infrastruktur Jadi Investasi Utama

Salah satu bentuk perubahan yang paling terlihat adalah pembangunan fasilitas latihan.

Pusat latihan di Mozzate menjadi bagian dari proyek modernisasi Como. Fasilitas tersebut ditujukan untuk memberikan lingkungan latihan yang lebih baik bagi para pemain.

Investasi seperti ini memang tidak langsung menghasilkan trofi. Namun, fasilitas yang berkualitas dapat membantu klub meningkatkan standar profesional dan menjadi fondasi untuk pengembangan pemain.

Stadion Giuseppe Sinigaglia juga mendapat perhatian. Stadion tersebut memiliki nilai sejarah dan menjadi simbol penting bagi masyarakat Kota Como.

Berburu Talenta, Bukan Sekadar Bintang

Sumber: yt garuda timnas