81 tahun RI Disway

Gus Baha Ungkap Pentingnya Wiridan setelah Salat, Ada Zikir 33 Kali

Gus Baha Ungkap Pentingnya Wiridan setelah Salat, Ada Zikir 33 Kali

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha -ist-

MALANG, DISWAYMALANG.ID – KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha mengingatkan pentingnya menjaga tradisi wiridan atau zikir setelah salat fardu.

Ulama pengasuh Pesantren Tahfidhul Qur'an LP3IA Narukan itu menilai wiridan bukan sekadar amalan tambahan. Zikir setelah salat dapat menjadi sarana untuk menjaga kesadaran spiritual seorang Muslim.

Gus Baha juga mengingatkan agar umat Islam tidak mudah menganggap wiridan sebagai amalan sepele. Tradisi zikir setelah salat memiliki landasan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.

Wiridan Menjaga Kesadaran Spiritual

Dalam salah satu sesi pengajian, Gus Baha menggambarkan wiridan sebagai bagian yang membantu menjaga hubungan seorang Muslim dengan Allah SWT setelah menunaikan salat.

Sesaat setelah salat selesai, seseorang biasanya kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Perhatian pun dapat segera beralih kepada berbagai urusan dunia.

Wiridan menjadi salah satu cara untuk memberi jeda sebelum kembali menjalani rutinitas.

Dengan berzikir, seorang Muslim tetap mengingat Allah setelah menyelesaikan kewajiban salat.

Gus Baha menekankan pentingnya menjaga amalan tersebut secara konsisten. Menurutnya, kebiasaan berzikir setelah salat dapat menjadi bagian dari upaya merawat keimanan.

Zikir 33 Kali setelah Salat

Salah satu amalan yang disoroti Gus Baha adalah membaca tasbih, tahmid, dan takbir setelah salat.

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari No. 843, Rasulullah SAW mengajarkan kepada para sahabat untuk membaca Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar masing-masing 33 kali setelah salat wajib.

Dengan demikian, jumlah keseluruhannya menjadi 99 kali.

Dalam riwayat lain, zikir tersebut dapat disempurnakan menjadi 100 dengan membaca kalimat tauhid setelahnya. Riwayat mengenai amalan tersebut juga tercantum dalam Shahih Muslim.

Amalan ini menunjukkan bahwa zikir setelah salat memiliki dasar yang kuat dalam hadis.

Bagi Gus Baha, persoalannya bukan hanya jumlah bacaan. Konsistensi dalam menjaga amalan juga menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang Muslim.

Tidak Perlu Meremehkan Tradisi Wiridan

Sumber: youtub

Berita Terkait