81 tahun RI Disway

Veda Ega Pratama Amankan P9 di Silverstone, 97 Poin Jadi Modal Penting Moto3 2026

Veda Ega Pratama Amankan P9 di Silverstone, 97 Poin Jadi Modal Penting Moto3 2026

Veda Ega Pratama finis P9 di Silverstone dan mengoleksi 97 poin. Hasil ini menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan Moto3 2026.-Yt MotoGp Id-Yt MotoGp Id

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Veda Ega Pratama berhasil mengamankan posisi kesembilan dalam balapan Moto3 GP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. Hasil tersebut membuat pembalap Indonesia itu kembali membawa pulang poin dari persaingan Moto3 musim ini.

Veda Ega Pratama menyelesaikan balapan dengan selisih sekitar 12 detik dari David Almansa yang tampil sebagai pemenang. Jarak tersebut cukup besar, tetapi hasil balapan tidak bisa hanya dilihat dari perbedaan waktu di garis finis.

Silverstone memberikan tantangan tersendiri bagi Veda. Sirkuit sepanjang sekitar 5,9 kilometer tersebut memiliki karakter yang membutuhkan kecepatan tinggi sekaligus konsistensi dalam menjaga performa ban dan motor hingga lap terakhir.

Persaingan Ketat Sejak Awal

Balapan Moto3 GP Inggris 2026 berlangsung dengan ritme tinggi sejak lap pertama. David Almansa dan beberapa pembalap di grup terdepan mampu mempertahankan kecepatan yang membuat rombongan di belakang kesulitan mengejar.

Veda berada di kelompok berikutnya dan harus berusaha menjaga posisinya di tengah persaingan yang berlangsung ketat. Setiap lap menjadi kesempatan untuk memangkas jarak, tetapi juga berisiko jika pembalap terlalu memaksakan ban dan motor.

Dalam analisis balapan, kecepatan rata-rata Veda disebut berada di sekitar 161,1 kilometer per jam. Angka tersebut menunjukkan bahwa Veda tetap mampu mempertahankan kecepatan tinggi di lintasan Silverstone.

Namun, grup terdepan mampu menciptakan ritme yang lebih cepat. Selisih yang awalnya relatif kecil kemudian terakumulasi hingga mencapai sekitar 12 detik pada akhir perlombaan.

Silverstone Menguji Pengelolaan Ban

Salah satu aspek menarik dari balapan Veda adalah bagaimana ia mengelola ban sepanjang perlombaan. Kondisi lintasan Silverstone membuat ban bekerja keras, terlebih ketika temperatur aspal berada pada level tinggi.

Dalam materi analisis, Veda disebut menggunakan ban soft di bagian depan dan belakang. Pilihan tersebut memberikan keuntungan berupa grip yang cukup baik pada awal balapan.

Pada fase awal, catatan waktu Veda masih berada di kisaran 2 menit 11 detik. Ia mampu mengikuti pertarungan di grupnya dan mempertahankan posisi untuk tetap berada dalam perebutan poin.

Namun, memasuki paruh kedua lomba, performa ban mulai menurun. Kondisi tersebut berdampak terhadap kemampuan Veda ketika memasuki tikungan dan saat membuka gas menuju lintasan lurus.

Catatan Waktu Mulai Menurun

Penurunan performa ban membuat Veda harus lebih berhati-hati dalam mempertahankan kecepatan. Catatan waktunya kemudian bergerak ke kisaran 2 menit 12 detik hingga mendekati 2 menit 13 detik pada bagian akhir balapan.

Situasi tersebut menjadi tantangan karena pembalap harus menjaga keseimbangan antara mempertahankan posisi dan menghindari kesalahan.

Kehilangan grip pada ban belakang dapat membuat akselerasi keluar tikungan menjadi kurang optimal. Pembalap juga harus menyesuaikan gaya berkendara agar motor tetap stabil.

Sumber: yt motogp id

Berita Terkait