Yama-no-Hi 11 Agustus, Hari Gunung Jepang yang Berbeda dengan Hari Gunung Internasional
Hari Gunung di Jepang diperingati setiap 11 Agustus, berbeda dengan Hari Gunung Internasional 11 Desember. --Ilustrasi kanpai-japan.com--
MALANG, DISWAYMALANG.ID – Yama-no-Hi atau Hari Gunung Jepang diperingati setiap 11 Agustus dan menjadi salah satu hari libur nasional di Negeri Sakura. Peringatan ini menjadi momentum bagi masyarakat Jepang untuk lebih dekat dengan alam, menikmati manfaat pegunungan, sekaligus mengingat pentingnya menjaga lingkungan.
Berbeda dengan Hari Gunung Internasional yang diperingati setiap 11 Desember di seluruh dunia, Yama-no-Hi merupakan peringatan khusus Jepang. Pemerintah Jepang menetapkan 11 Agustus sebagai hari libur nasional mulai 2016.
Karena itu, penyebutan "Hari Gunung" pada 11 Agustus perlu dibedakan dari International Mountain Day yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan diperingati secara global setiap 11 Desember.
Yama-no-Hi Jadi Hari Libur Nasional Jepang
Yama-no-Hi secara harfiah berarti "Hari Gunung". Pemerintah Jepang menjadikan 11 Agustus sebagai hari libur nasional sejak 2016.
Tujuan utamanya adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh kesempatan lebih dekat dengan gunung serta menghargai manfaat yang diberikan pegunungan.
Kementerian Lingkungan Jepang juga menekankan bahwa masyarakat Jepang sejak lama memiliki hubungan erat dengan gunung. Pegunungan menghasilkan aliran air, memberikan berbagai manfaat hutan, sekaligus menjadi bagian penting dari kehidupan dan budaya masyarakat.
Dengan demikian, Yama-no-Hi bukan sekadar hari libur tambahan. Peringatan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan pegunungan.
Mengapa Dipilih 11 Agustus?
Pemilihan 11 Agustus sebagai Yama-no-Hi merupakan bagian dari proses panjang sebelum hari tersebut resmi menjadi hari libur nasional.
Jepang sendiri merupakan negara yang didominasi kawasan pegunungan. Kementerian Lingkungan Jepang menyebut hampir 70 persen wilayah negara tersebut merupakan kawasan pegunungan.
Kondisi geografis tersebut membuat keberadaan gunung memiliki hubungan erat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari sumber air, pertanian, kehutanan, pariwisata, hingga kebudayaan.
Peringatan Yama-no-Hi kemudian menjadi sarana untuk mengajak masyarakat tidak hanya menikmati keindahan gunung, tetapi juga memahami tanggung jawab untuk menjaganya.
Hari Gunung Internasional Jatuh 11 Desember
Sementara itu, Hari Gunung Internasional atau International Mountain Day diperingati setiap 11 Desember.
Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 11 Desember sebagai Hari Gunung Internasional pada 2002 dan peringatan tersebut mulai dilaksanakan setiap tahun sejak 2003. FAO menjadi lembaga yang mengoordinasikan peringatan tersebut di tingkat global.
Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dunia mengenai pentingnya gunung bagi kehidupan, sekaligus menyoroti tantangan yang dihadapi masyarakat pegunungan dan lingkungan gunung.
Jadi, 11 Agustus adalah Yama-no-Hi di Jepang, sedangkan 11 Desember merupakan Hari Gunung Internasional.
Tema Hari Gunung Internasional 2026
Sumber:






