Mahasiswa Baru Mulai Serbu Malang, Ini 10 Tips agar Tak Salah Langkah di Kota Pendidikan
Ilustrasi mahasiswa baru Universitas Negeri Malang (UM) mengikukti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026. -Halim/diswaymalang.id--
MALANG, DISWAYMALANG.ID – Mahasiswa baru di MALANG mulai berdatangan menjelang dimulainya berbagai kegiatan pengenalan kampus dan perkuliahan tahun akademik 2026/2027.
Kota Malang kembali bersiap menyambut ribuan mahasiswa dari berbagai daerah. Empat perguruan tinggi negeri besar di kota ini—Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Politeknik Negeri Malang, dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang—menyediakan total 17.407 kuota pada jalur mandiri 2026.
Bagi mahasiswa yang baru pertama kali tinggal jauh dari keluarga, pindah ke Malang bukan sekadar persoalan masuk kampus. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan, mulai tempat tinggal, keuangan, transportasi, kesehatan, hingga kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Berikut panduan yang bisa menjadi bekal sebelum benar-benar menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di Malang.
1. Jangan Asal Pilih Kos
Kos menjadi salah satu keputusan pertama yang harus diperhatikan mahasiswa baru.
Jangan hanya tergiur harga murah. Periksa jarak dari kos ke kampus, akses kendaraan, keamanan lingkungan, ketersediaan air, kamar mandi, jaringan internet, aturan jam malam, tempat parkir, hingga biaya tambahan seperti listrik dan laundry.
Kalau memungkinkan, datang langsung sebelum membayar. Jangan mentransfer uang hanya berdasarkan foto atau video yang dikirim pemilik kos.
Lokasi yang dekat kampus memang bisa menghemat ongkos dan waktu perjalanan. Namun, harga dan fasilitas sangat bervariasi sehingga calon penghuni tetap perlu membandingkan beberapa pilihan.
2. Hitung Biaya Hidup, Bukan Hanya Uang Kos
Kesalahan yang sering terjadi pada mahasiswa baru adalah menghitung biaya kos tetapi melupakan pengeluaran lainnya.
Buat anggaran bulanan yang mencakup:
-
Kos
-
Makan
-
Transportasi
-
Pulsa dan internet
-
Laundry
-
Sumber:






