81 tahun RI Disway

Veda Ega Pratama Bangkit dari P16, Finis P9 Setelah Lewati Persaingan Sengit Moto3

Veda Ega Pratama Bangkit dari P16, Finis P9 Setelah Lewati Persaingan Sengit Moto3

Veda Ega Pratama bangkit dari P16 dan finis P9 di Moto3. Simak perjalanan pembalap Indonesia melewati persaingan ketat hingga garis finis.-Ig honda_team_asia-Ig honda_team_asia

MALANG, DISWAYMALANG.ID - Veda Ega Pratama menunjukkan perjuangan solid dalam balapan Moto3 dengan mengakhiri lomba di posisi kesembilan. Hasil tersebut diraih setelah Veda Ega Pratama harus memulai balapan dari posisi ke-16.

Start dari barisan belakang membuat Veda harus bekerja keras sejak awal untuk memperbaiki posisi. Ia langsung berusaha mencari celah di antara para pembalap lain dan berhasil naik hingga posisi ke-11 setelah lap pertama.

Perbaikan posisi tersebut menjadi awal dari perjalanan panjang Veda dalam mengejar hasil lebih baik. Namun, ia tidak langsung mampu menembus rombongan terdepan. Veda kemudian terlibat dalam persaingan ketat di kelompok kedua.

Veda Naik Lima Posisi di Lap Awal

Veda Ega Pratama memperlihatkan respons positif setelah start. Dari posisi ke-16, ia berhasil menempati posisi ke-11 pada akhir lap pertama.

Kenaikan lima posisi dalam satu lap membuat Veda memiliki peluang untuk terus memperbaiki hasil. Meski demikian, persaingan di lintasan Moto3 tidak memberikan ruang yang mudah.

Veda harus berhadapan dengan sejumlah pembalap yang memiliki kecepatan relatif berdekatan. Kondisi tersebut membuat posisi pembalap Indonesia itu beberapa kali berubah sepanjang balapan.

Ia sempat berada di posisi kesembilan sebelum kembali turun ke posisi ke-10. Dalam fase lainnya, Veda juga sempat berada di posisi ke-12.

Perubahan tersebut menunjukkan ketatnya persaingan di grup kedua. Selisih posisi antarpembalap dapat berubah dalam waktu singkat sehingga konsentrasi menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga peluang mendapatkan hasil terbaik.

Tidak Terburu-buru Mengejar Posisi

Salah satu hal yang menjadi perhatian dari jalannya balapan adalah pendekatan Veda ketika berada di kelompok kedua. Ia tidak terus-menerus memaksakan diri untuk melakukan manuver ketika kesempatan belum benar-benar terbuka.

Veda memilih menjaga ritme dan tetap berada dalam rombongan. Strategi tersebut membuatnya masih memiliki kesempatan ketika situasi balapan mulai berubah pada bagian akhir.

Dalam balapan Moto3, mempertahankan posisi di dalam kelompok juga penting karena persaingan dapat berlangsung hingga lap terakhir. Pembalap yang terlalu agresif sejak awal berisiko kehilangan posisi ketika memasuki fase akhir lomba.

Veda kemudian tetap berada dalam persaingan ketika beberapa pembalap di depan mulai kehilangan posisi. Transkrip juga menyebut adanya pembalap yang mengalami crash selama balapan.

Situasi tersebut turut mengubah komposisi kelompok dan membuka peluang bagi Veda untuk kembali naik.

Dari P16 Berakhir di P9

Setelah melewati berbagai perubahan posisi, Veda Ega Pratama akhirnya mampu menyelesaikan balapan di posisi kesembilan.

Sumber: yt gp dot id

Berita Terkait