81 tahun RI Disway

Gus Baha: Islam Bisa Berkembang di Mana Saja, Seluruh Bumi Adalah Milik Allah

Gus Baha: Islam Bisa Berkembang di Mana Saja, Seluruh Bumi Adalah Milik Allah

KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) -almunawwir.com--

KOREA SELATAN, DISWAYMALANG.ID–Masih melanjutkan ceramah KH Ahmad Bahauddin Nursalim di KOREA SELATAN, penceramah tersohor yang akrab disapa Gus Baha itu menegaskan bahwa umat Islam tidak perlu ragu menebarkan kebaikan di mana pun berada. Menurut KH Ahmad Bahauddin Nursalim, seluruh bumi merupakan milik Allah SWT sehingga dakwah dan nilai-nilai Islam dapat berkembang di negara mana saja, termasuk di kawasan yang penduduk Muslimnya merupakan kelompok minoritas.

Dalam ceramahnya, Gus Baha mengutip sebuah hadis yang menyebutkan bahwa seluruh negeri adalah milik Allah dan seluruh manusia merupakan hamba-Nya. Karena itu, seorang Muslim dipersilakan menetap di tempat mana pun selama menemukan lingkungan yang memungkinkan dirinya berbuat baik dan menjalankan ajaran agama.

hadis tentang Seluruh Negeri Milik Allah

Gus Baha mengutip hadis yang berbunyi Al-biladu biladullah wal 'ibadu 'ibadullah, yang bermakna seluruh negeri adalah milik Allah dan seluruh manusia merupakan hamba Allah.

Ia menjelaskan bahwa pesan hadis tersebut mengajarkan umat Islam agar tidak memandang suatu wilayah hanya dari identitas geografisnya, melainkan dari peluang untuk menghadirkan kemaslahatan.

Menurutnya, selama seseorang dapat menjaga akidah, beribadah, dan menebarkan manfaat, maka keberadaannya di negara mana pun dapat menjadi bagian dari dakwah.

Islam Menyebar Melalui Banyak Jalan

Gus Baha mengingatkan bahwa sejarah penyebaran Islam menunjukkan hidayah Allah datang melalui berbagai cara.

Di Indonesia, misalnya, Islam berkembang melalui para pedagang yang datang untuk berniaga, tetapi tetap memperlihatkan akhlak dan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Hal serupa, menurutnya, dapat terjadi di berbagai negara lain. Kehadiran pekerja, mahasiswa, maupun masyarakat Indonesia di luar negeri dapat menjadi jalan bagi orang lain untuk mengenal Islam.

Dakwah Dimulai dari Akhlak

Menurut Gus Baha, dakwah tidak selalu harus dilakukan melalui ceramah atau mimbar.

Kejujuran saat bekerja, menjaga amanah, menghormati aturan, hingga menunjukkan akhlak yang baik merupakan bentuk dakwah yang sering kali lebih mudah diterima masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa perilaku seorang Muslim dapat menjadi cerminan ajaran Islam di mata orang lain.

Karena itu, setiap Muslim memiliki tanggung jawab menjaga nama baik agama melalui sikap dan perbuatannya.

Bersyukur Dapat Menjalankan Agama

Dalam kesempatan tersebut, Gus Baha juga mengajak masyarakat Indonesia di Korea Selatan untuk bersyukur karena masih dapat menjalankan ibadah dan membangun kebersamaan sebagai sesama Muslim.

Ia menilai keberadaan majelis taklim maupun tempat ibadah, meskipun sederhana, merupakan nikmat besar yang patut dijaga.

Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa Allah tetap membuka jalan bagi umat Islam untuk beribadah di berbagai penjuru dunia.

Menebar Manfaat di Mana Pun Berada

Sumber: youtube

Berita Terkait