1 tahun disway

Rute ke Jembatan Garuda Termangu Malang, Patokannya Warkop Pak Ribut

Rute ke Jembatan Garuda Termangu Malang, Patokannya Warkop Pak Ribut

Jembatan Garuda Termangu yang menghubungkan Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung dengan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang-Agsant-diswaymalang.id

KEPANJEN, DISWAYMALANG.IDJembatan Garuda Termangu yang menghubungkan Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, dengan Desa Mangunrejo, Kecamatan KEPANJEN, Kabupaten Malang, kini menjadi salah satu destinasi yang ramai dikunjungi wisatawan lokal.

Selain berfungsi sebagai akses transportasi warga, Jembatan Garuda Termangu juga menawarkan panorama Sungai Brantas yang memukau. Tak heran jika jembatan gantung ini menjadi lokasi favorit untuk berfoto, menikmati suasana alam, hingga bersantai pada pagi maupun sore hari.

Meski semakin populer, masih banyak pengunjung, terutama dari wilayah Kepanjen, yang belum mengetahui jalur menuju lokasi. Akibatnya, tidak sedikit wisatawan yang tersesat atau harus memutar arah karena mengikuti navigasi yang kurang tepat.

BACA JUGA:Rujak Cingur Mentawai, Makanan Legendaris Malang Sejak 1969 yang Tetap Diburu Pecinta Kuliner

Patokan Termudah Lewat Warkop Pak Ribut

Bagi pengunjung yang baru pertama kali datang, patokan paling mudah adalah menuju Warkop Pak Ribut melalui Google Maps.

Setelah tiba di lokasi tersebut, perjalanan hanya perlu dilanjutkan sekitar 1,5 kilometer menuju kawasan Jembatan Garuda Termangu. Jalur menuju lokasi relatif mudah diikuti karena sudah terdapat petunjuk arah di beberapa titik.

Dari pusat Kota Kepanjen, perjalanan menggunakan kendaraan pribadi dapat ditempuh sekitar 15–20 menit, tergantung kondisi lalu lintas.

Sebagian besar ruas jalan menuju lokasi telah beraspal. Namun, menjelang area jembatan, pengendara tetap disarankan berhati-hati karena jalan desa relatif sempit dan kerap dilalui kendaraan warga.


Tempat istirahat Garuda Termangu, Kepanjen, Kab. Malang-Agsant-diswaymalang.id

Permudah Akses Dua Kecamatan

Keberadaan Jembatan Garuda Termangu membawa manfaat besar bagi masyarakat. Infrastruktur ini memangkas waktu tempuh antara Kecamatan Kepanjen dan Kecamatan Sumberpucung sekitar 15 menit.

Sebelum jembatan dibangun, warga harus menggunakan perahu penyeberangan atau getek maupun memutar melalui jalur yang jauh lebih panjang.

Kini mobilitas masyarakat menjadi lebih cepat sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik semakin mudah dijangkau.

Jembatan gantung ini memiliki panjang sekitar 143 meter dengan lebar 1,2 meter dan membentang di atas Sungai Brantas sebagai penghubung utama kedua wilayah.

BACA JUGA:Kenapa Semua Wisatawan Selalu Mampir ke Kayutangan Heritage? Ini Alasannya

Berkembang Menjadi Destinasi Wisata Baru

Tak hanya menjadi infrastruktur penghubung, kawasan Jembatan Garuda Termangu kini mulai berkembang sebagai destinasi wisata alternatif di Kabupaten Malang.

Sumber:

Berita Terkait