Rival yang Paling Sering Berduel dengan Veda Ega Pratama di Moto3 2026, Siapa Saja?
Veda Ega Pratama beberapa kali berduel dengan Álvaro Carpe, Valentín Perrone, dan Hakim Danish sepanjang paruh pertama Moto3 2026.-Ig Veda Ega Pratama-Ig Veda Ega Pratama
MALANG, DISWAYMALANG.ID – Veda Ega Pratama tidak hanya mencuri perhatian lewat hasil yang diraih pada musim debut Moto3 2026, tetapi juga karena beberapa kali terlibat duel sengit dengan pebalap-pebalap papan atas. Memasuki paruh pertama musim, nama pebalap Indonesia itu semakin sering terlihat bersaing dalam perebutan posisi di lintasan.
Performa Veda Ega Pratama menunjukkan peningkatan dari seri ke seri. Selain mampu mengamankan poin secara konsisten, ia juga beberapa kali tampil kompetitif saat bertarung dengan rival-rival yang sudah lebih berpengalaman di kelas Moto3.
Sejumlah balapan memperlihatkan Veda Ega Pratama beberapa kali bertemu dengan lawan yang sama. Hal itu menunjukkan persaingan di kelompok tengah hingga depan Moto3 musim 2026 berlangsung cukup ketat.
Álvaro Carpe dan Valentín Perrone Jadi Rival Berulang
Pada seri Buriram, Thailand, Veda terlibat persaingan dengan Álvaro Carpe dan Valentín Perrone. Ketiga pebalap saling berebut posisi menjelang akhir balapan, sebelum Veda berhasil mengamankan finis di posisi kelima.
Persaingan dengan Carpe dan Perrone kembali terlihat pada seri Brasil. Meski jalannya balapan berbeda, ketiganya kembali berada dalam kelompok yang sama dan beberapa kali saling bertukar posisi.
Duel dengan dua pebalap tersebut menjadi salah satu yang paling sering muncul pada awal musim Moto3 2026.
Persaingan Ketat dengan Hakim Danish
Nama lain yang cukup sering berada di dekat Veda adalah Hakim Danish. Keduanya beberapa kali berada dalam grup yang sama, termasuk saat seri Jerez dan Sachsenring.
Di Jerez, Veda melakukan recovery dari posisi start ke-17 hingga finis keenam. Dalam proses tersebut, ia berada dalam persaingan dengan sejumlah pebalap, termasuk Hakim Danish.
Sementara di Sachsenring, perubahan posisi antara Veda dan Hakim Danish beberapa kali terjadi berdasarkan catatan klasemen sementara selama balapan, menandakan duel berlangsung cukup ketat meski tidak selalu menjadi fokus siaran televisi.
Hadapi Beragam Gaya Balap Rival
Selain Carpe, Perrone, dan Hakim Danish, Veda juga beberapa kali bersaing dengan Joel Kelso, Brian Uriarte, David Muñoz, Marco Morelli, Jesús Ríos, Joel Esteban, serta Rico Salmela pada sejumlah seri berbeda.
Persaingan melawan pebalap-pebalap tersebut menjadi bagian penting dalam proses adaptasi Veda di Moto3. Menghadapi lawan dengan karakter balap yang beragam membuat pengalaman bertandingnya semakin bertambah.
Kemampuan menjaga ritme balapan dan memilih waktu yang tepat untuk menyalip menjadi salah satu faktor yang membantu Veda tetap kompetitif sepanjang paruh pertama musim.
Modal Berharga Menuju Paruh Kedua Musim
Dengan masih banyak seri tersisa pada Moto3 2026, pengalaman menghadapi berbagai rival diperkirakan menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama.
Semakin sering bersaing di kelompok depan, semakin besar pula peluang pebalap Indonesia tersebut untuk terus memperbaiki hasil pada balapan-balapan berikutnya.
Sumber: yt sadryna evanalia


