1 tahun disway

Usai GTA 6, Rockstar Games Dinilai Lebih Layak Garap IP Baru daripada Red Dead Redemption 3

Usai GTA 6, Rockstar Games Dinilai Lebih Layak Garap IP Baru daripada Red Dead Redemption 3

Ilustrasi Kortz Center Heist, misi perampokan baru dalam GTA Online.-Rockstar Games-The Gamer--

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Grand Theft Auto VI (GTA 6) diproyeksikan menjadi salah satu peluncuran video game terbesar dalam sejarah industri. Tingginya antusiasme pemain membuat perhatian publik mulai bergeser ke proyek berikutnya yang akan dikembangkan Rockstar Games setelah GTA 6 resmi meluncur.

Selama lebih dari dua dekade, Rockstar Games dikenal melalui dua waralaba besarnya, Grand Theft Auto dan Red Dead Redemption. Kedua franchise tersebut sukses mencetak puluhan juta penjualan sekaligus menjadi tolok ukur bagi genre open world modern.

Namun, di tengah meningkatnya biaya produksi game AAA dan semakin panjangnya waktu pengembangan, muncul pandangan bahwa Rockstar sebaiknya tidak terburu-buru membuat sekuel. Sebaliknya, studio tersebut dinilai lebih tepat menghadirkan intellectual property (IP) baru sebagai langkah berikutnya.

Red Dead Redemption 3 Masih Jadi Kandidat Kuat


Red Dead Redemption punya kisah dan gameplay yang begitu epik. --Gamerant--

Apabila melihat rekam jejak Rockstar Games, Red Dead Redemption 3 memang menjadi kandidat paling realistis sebagai proyek selanjutnya.

Kesuksesan Red Dead Redemption 2 yang dirilis pada 2018 membuat banyak penggemar berharap petualangan di dunia koboi kembali berlanjut. Namun, kisah Arthur Morgan, John Marston, dan geng Van der Linde dinilai telah memiliki penutup yang kuat.

Karena itu, melanjutkan seri tersebut tanpa ide yang benar-benar segar berisiko mengurangi kekuatan emosional yang telah dibangun oleh dua game sebelumnya.

Di sisi lain, masa depan Rockstar juga dipengaruhi oleh pengembangan GTA 6 Online. Berbagai laporan menyebutkan Rockstar tengah menyiapkan pengalaman bermain daring yang jauh lebih besar dibanding GTA Online saat ini.

Bahkan, platform tersebut dikabarkan akan menghadirkan dunia permainan yang terus berkembang melalui pembaruan jangka panjang dan dukungan konten komunitas. Jika konsep tersebut terealisasi, GTA 6 berpotensi menjadi platform yang bertahan selama bertahun-tahun sehingga Rockstar tidak perlu terburu-buru mengembangkan GTA 7.

Saatnya Rockstar Menciptakan Dunia Baru

Di tengah tren industri yang semakin mengarah pada model live-service, banyak pihak menilai inilah momentum terbaik bagi Rockstar untuk menghadirkan IP baru.

Studio asal Amerika Serikat tersebut selama ini dikenal memiliki kemampuan membangun dunia yang hidup, narasi yang kuat, serta karakter yang mudah diingat. Modal itu dinilai cukup untuk menciptakan franchise baru di luar Grand Theft Auto maupun Red Dead Redemption.

Selain memberikan ruang kreativitas yang lebih luas, proyek baru juga memungkinkan Rockstar lepas dari ekspektasi tinggi yang selalu membayangi franchise lama.

Sejumlah rumor sebelumnya bahkan menyebut Rockstar pernah mengeksplorasi berbagai konsep permainan, mulai dari zombie, horor, dunia abad pertengahan, post-apocalyptic, hingga game bertema detektif misteri.

Jika salah satu konsep tersebut benar-benar diwujudkan dengan teknologi terbaru yang dikembangkan untuk GTA 6, Rockstar berpotensi kembali menetapkan standar baru bagi genre open world.

Kesuksesan GTA 6 Justru Jadi Tantangan Terbesar

Sumber: harian disway